<?xml version="1.0" encoding="utf-8" standalone="yes"?><rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"><channel><title>Beranda on KamusMedis.id</title><link>https://kamus.sandboxradit.my.id/</link><description>Recent content in Beranda on KamusMedis.id</description><generator>Hugo</generator><language>id-id</language><lastBuildDate>Sat, 29 Aug 2026 00:00:00 +0000</lastBuildDate><atom:link href="https://kamus.sandboxradit.my.id/index.xml" rel="self" type="application/rss+xml"/><item><title>Kebijakan Privasi</title><link>https://kamus.sandboxradit.my.id/kebijakan-privasi/</link><pubDate>Sat, 29 Aug 2026 00:00:00 +0000</pubDate><guid>https://kamus.sandboxradit.my.id/kebijakan-privasi/</guid><description>&lt;p>Terakhir diperbarui: 30 Agustus 2026&lt;/p>
&lt;p>Kebijakan privasi ini menjelaskan bagaimana KamusMedis.id (&amp;ldquo;kami&amp;rdquo;, &amp;ldquo;situs ini&amp;rdquo;) menangani informasi ketika Anda mengunjungi situs ini. Dengan menggunakan situs ini, Anda menyetujui praktik yang dijelaskan dalam kebijakan ini.&lt;/p>
&lt;h2 id="informasi-yang-kami-kumpulkan">Informasi yang Kami Kumpulkan&lt;/h2>
&lt;p>KamusMedis.id tidak menyediakan fitur pendaftaran akun maupun formulir input data pribadi. Kami tidak meminta dan tidak menyimpan nama, alamat email, atau identitas pribadi Anda.&lt;/p>
&lt;p>Secara umum, data yang mungkin terekam adalah:&lt;/p>
&lt;ul>
&lt;li>&lt;strong>Log server standar&lt;/strong> — alamat IP, jenis peramban, sistem operasi, dan halaman yang dikunjungi. Data ini dikumpulkan oleh penyedia hosting untuk keperluan keamanan dan pengoperasian situs, bukan untuk mengidentifikasi Anda secara pribadi.&lt;/li>
&lt;li>&lt;strong>Preferensi tampilan&lt;/strong> — pilihan mode terang/gelap disimpan di penyimpanan lokal (localStorage) peramban Anda. Data ini tidak pernah dikirim ke server kami.&lt;/li>
&lt;/ul>
&lt;h2 id="cookie-dan-teknologi-pelacakan">Cookie dan Teknologi Pelacakan&lt;/h2>
&lt;p>Situs ini menggunakan cookie dan teknologi serupa secara terbatas, yaitu untuk mengingat preferensi tampilan Anda. Anda dapat menghapus atau memblokir cookie melalui pengaturan peramban kapan saja.&lt;/p></description></item><item><title>Kontak</title><link>https://kamus.sandboxradit.my.id/kontak/</link><pubDate>Sat, 29 Aug 2026 00:00:00 +0000</pubDate><guid>https://kamus.sandboxradit.my.id/kontak/</guid><description>&lt;p>Kami senang mendengar dari Anda — baik itu koreksi, saran, maupun pertanyaan seputar KamusMedis.id.&lt;/p>
&lt;h2 id="surel-email">Surel (Email)&lt;/h2>
&lt;p>Untuk semua keperluan, silakan kirim email ke:&lt;/p>
&lt;p>&lt;strong>&lt;a href="mailto:halo@kamusmedis.id">halo@kamusmedis.id&lt;/a>&lt;/strong>&lt;/p>
&lt;p>Kami berusaha membalas setiap pesan dalam &lt;strong>2–3 hari kerja&lt;/strong>.&lt;/p>
&lt;h2 id="apa-yang-bisa-anda-hubungi">Apa yang Bisa Anda Hubungi&lt;/h2>
&lt;ul>
&lt;li>&lt;strong>Koreksi istilah&lt;/strong> — menemukan definisi yang keliru atau kurang tepat? Beri tahu kami, cantumkan nama istilah dan sumber rujukannya bila ada.&lt;/li>
&lt;li>&lt;strong>Saran istilah baru&lt;/strong> — istilah medis apa yang ingin Anda lihat ditambahkan ke kamus?&lt;/li>
&lt;li>&lt;strong>Kerja sama&lt;/strong> — kolaborasi konten, rujukan institusi pendidikan, atau proyek kesehatan digital.&lt;/li>
&lt;li>&lt;strong>Iklan dan kemitraan&lt;/strong> — penawaran iklan selain Google AdSense.&lt;/li>
&lt;li>&lt;strong>Masalah teknis&lt;/strong> — tautan rusak, tampilan bermasalah, atau fitur pencarian yang tidak berjalan.&lt;/li>
&lt;/ul>
&lt;h2 id="sebelum-menghubungi">Sebelum Menghubungi&lt;/h2>
&lt;ul>
&lt;li>Bila pertanyaan Anda menyangkut penggunaan data, baca terlebih dahulu &lt;a href="https://kamus.sandboxradit.my.id/kebijakan-privasi/">Kebijakan Privasi&lt;/a> kami.&lt;/li>
&lt;li>Bila menyangkut batasan penggunaan konten, lihat &lt;a href="https://kamus.sandboxradit.my.id/ketentuan/">Syarat &amp;amp; Ketentuan&lt;/a>.&lt;/li>
&lt;/ul>
&lt;p>&lt;strong>Penting:&lt;/strong> Kami tidak menyediakan konsultasi medis melalui email. Untuk keluhan kesehatan, silakan temui dokter atau tenaga kesehatan profesional.&lt;/p></description></item><item><title>Syarat &amp; Ketentuan</title><link>https://kamus.sandboxradit.my.id/ketentuan/</link><pubDate>Sat, 29 Aug 2026 00:00:00 +0000</pubDate><guid>https://kamus.sandboxradit.my.id/ketentuan/</guid><description>&lt;p>Terakhir diperbarui: 30 Agustus 2026&lt;/p>
&lt;p>Dengan mengakses dan menggunakan KamusMedis.id (&amp;ldquo;situs ini&amp;rdquo;), Anda menyetujui Syarat &amp;amp; Ketentuan berikut. Apabila Anda tidak menyetujui ketentuan ini, mohon berhenti menggunakan situs ini.&lt;/p>
&lt;h2 id="disclaimer-medis">Disclaimer Medis&lt;/h2>
&lt;p>&lt;strong>KamusMedis.id adalah media edukasi, bukan layanan kesehatan.&lt;/strong>&lt;/p>
&lt;ul>
&lt;li>Seluruh konten di situs ini — termasuk definisi istilah, pelafalan, dan informasi medis lainnya — disediakan &lt;strong>hanya untuk tujuan pendidikan dan informasi umum&lt;/strong>.&lt;/li>
&lt;li>Konten situs ini &lt;strong>bukan pengganti&lt;/strong> nasihat, diagnosis, atau pengobatan profesional medis. Selalu konsultasikan kondisi kesehatan Anda dengan dokter atau tenaga kesehatan berlisensi.&lt;/li>
&lt;li>&lt;strong>Jangan pernah menunda atau mengabaikan&lt;/strong> pencarian pertolongan medis karena sesuatu yang Anda baca di situs ini.&lt;/li>
&lt;li>Dalam kondisi darurat medis, segera hubungi layanan gawat darurat atau tenaga kesehatan terdekat.&lt;/li>
&lt;/ul>
&lt;h2 id="akurasi-informasi">Akurasi Informasi&lt;/h2>
&lt;p>Kami berupaya menyajikan informasi yang akurat dan mutakhir. Namun, ilmu kedokteran terus berkembang dan kemungkinan kesalahan penulisan selalu ada. Situs ini disediakan &amp;ldquo;sebagaimana adanya&amp;rdquo; tanpa jaminan, tersurat maupun tersirat, atas kelengkapan, keakuratan, atau keandalan kontennya. Kami tidak bertanggung jawab atas tindakan yang diambil maupun tidak diambil berdasarkan informasi dari situs ini.&lt;/p></description></item><item><title>Tentang Kami</title><link>https://kamus.sandboxradit.my.id/tentang/</link><pubDate>Sat, 29 Aug 2026 00:00:00 +0000</pubDate><guid>https://kamus.sandboxradit.my.id/tentang/</guid><description>&lt;p>KamusMedis.id adalah kamus istilah kedokteran daring dalam Bahasa Indonesia. Situs ini dibuat agar siapa pun — mahasiswa kedokteran, tenaga kesehatan, maupun masyarakat umum — dapat mencari dan memahami istilah medis dengan cepat, lengkap dengan pelafalan, padanan Bahasa Inggris, dan penjelasan yang mudah dipahami.&lt;/p>
&lt;h2 id="misi-kami">Misi Kami&lt;/h2>
&lt;p>Istilah kedokteran sering kali berasal dari Bahasa Latin dan Yunani sehingga terdengar asing dan menakutkan bagi orang awam. Misi kami sederhana:&lt;/p>
&lt;ul>
&lt;li>&lt;strong>Membuat istilah medis mudah dipahami&lt;/strong> dalam Bahasa Indonesia yang jelas dan tidak berbelit-belit.&lt;/li>
&lt;li>&lt;strong>Menyediakan referensi gratis&lt;/strong> yang dapat diakses siapa saja, kapan saja, tanpa perlu mendaftar.&lt;/li>
&lt;li>&lt;strong>Membantu proses belajar&lt;/strong> mahasiswa dan tenaga kesehatan dengan penjelasan yang ringkas namun akurat.&lt;/li>
&lt;/ul>
&lt;h2 id="siapa-kami">Siapa Kami&lt;/h2>
&lt;p>KamusMedis.id dikelola secara mandiri oleh tim editorial independen yang menekuni bidang kesehatan digital dan pendidikan medis. Kami memilih untuk tidak menampilkan identitas pribadi secara publik, namun selalu dapat dihubungi melalui halaman &lt;a href="https://kamus.sandboxradit.my.id/kontak/">Kontak&lt;/a> untuk pertanyaan, koreksi, maupun kerja sama.&lt;/p></description></item><item><title>Alergi</title><link>https://kamus.sandboxradit.my.id/kata/a/alergi/</link><pubDate>Sat, 13 Jun 2026 19:48:59 +0800</pubDate><guid>https://kamus.sandboxradit.my.id/kata/a/alergi/</guid><description>&lt;h2 id="tipe-reaksi-alergi">Tipe Reaksi Alergi&lt;/h2>
&lt;ol>
&lt;li>&lt;strong>Tipe I (immediate hipersensitivity)&lt;/strong> — IgE-mediated, reaksi cepat: anafilaksis, asma alergi, rinitis alergi, urtikaria&lt;/li>
&lt;li>&lt;strong>Tipe II (sitotoksik)&lt;/strong> — antibodi IgG/IgM terhadap antigen sel: anemia hemolitik autoimun&lt;/li>
&lt;li>&lt;strong>Tipe III (kompleks imun)&lt;/strong> — deposisi kompleks antigen-antibodi: lupus nefritis, reaksi serum&lt;/li>
&lt;li>&lt;strong>Tipe IV (delayed-type)&lt;/strong> — sel T-mediated: dermatitis kontak, uji Mantoux (TB)&lt;/li>
&lt;/ol>
&lt;h2 id="alergen-umum">Alergen Umum&lt;/h2>
&lt;ul>
&lt;li>&lt;strong>Inhalan&lt;/strong>: serbuk sari, tungau debu rumah, bulu hewan, spora jamur&lt;/li>
&lt;li>&lt;strong>Ingestan&lt;/strong>: makanan (kacang, telur, susu, seafood), obat (penisilin, sulfa)&lt;/li>
&lt;li>&lt;strong>Kontaktan&lt;/strong>: lateks, nikel, kosmetik, bahan kimia&lt;/li>
&lt;li>&lt;strong>Injeksi&lt;/strong>: sengatan lebah, obat injeksi&lt;/li>
&lt;/ul>
&lt;h2 id="anafilaksis">Anafilaksis&lt;/h2>
&lt;p>Reaksi alergi berat yang mengancam jiwa dengan gejala: kesulitan bernapas, pembengkakan saluran napas, penurunan tekanan darah, syok. Penanganan utama: epinefrin intramuskular.&lt;/p></description></item><item><title>Asma</title><link>https://kamus.sandboxradit.my.id/kata/a/asma/</link><pubDate>Sat, 13 Jun 2026 19:48:59 +0800</pubDate><guid>https://kamus.sandboxradit.my.id/kata/a/asma/</guid><description>&lt;h2 id="gejala">Gejala&lt;/h2>
&lt;ul>
&lt;li>Sesak napas (dyspnea)&lt;/li>
&lt;li>Mengi (wheezing) — suara siulan saat bernapas, terutama saat ekspirasi&lt;/li>
&lt;li>Batuk, terutama di malam hari atau pagi hari&lt;/li>
&lt;li>Rasa berat di dada&lt;/li>
&lt;/ul>
&lt;h2 id="faktor-pemicu">Faktor Pemicu&lt;/h2>
&lt;ul>
&lt;li>Alergen (tungau debu, serbuk sari, bulu hewan, jamur)&lt;/li>
&lt;li>Infeksi saluran napas&lt;/li>
&lt;li>Udara dingin&lt;/li>
&lt;li>Olahraga (exercise-induced asthma)&lt;/li>
&lt;li>Asap rokok dan polusi&lt;/li>
&lt;li>Emosi dan stres&lt;/li>
&lt;li>Obat tertentu (aspirin, beta-blocker)&lt;/li>
&lt;/ul>
&lt;h2 id="klasifikasi-kontrol-asma">Klasifikasi Kontrol Asma&lt;/h2>
&lt;ul>
&lt;li>&lt;strong>Terkontrol penuh&lt;/strong> — gejala ≤2x/minggu, tanpa keterbatasan aktivitas&lt;/li>
&lt;li>&lt;strong>Terkontrol sebagian&lt;/strong> — gejala &amp;gt;2x/minggu&lt;/li>
&lt;li>&lt;strong>Tidak terkontrol&lt;/strong> — gejala setiap hari, sering terbangun malam, keterbatasan aktivitas&lt;/li>
&lt;/ul>
&lt;h2 id="pengobatan">Pengobatan&lt;/h2>
&lt;p>&lt;strong>Reliever&lt;/strong> (pelega): bronkodilator kerja cepat (salbutamol) untuk serangan akut. &lt;strong>Controller&lt;/strong> (pengendali): kortikosteroid inhalasi, beta-agonis kerja panjang (LABA), antagonis leukotrien. Edukasi penggunaan inhaler yang benar dan rencana aksi asma tertulis.&lt;/p></description></item><item><title>Batu Ginjal</title><link>https://kamus.sandboxradit.my.id/kata/b/batu-ginjal/</link><pubDate>Sat, 13 Jun 2026 19:48:59 +0800</pubDate><guid>https://kamus.sandboxradit.my.id/kata/b/batu-ginjal/</guid><description>&lt;h2 id="gejala">Gejala&lt;/h2>
&lt;ul>
&lt;li>Nyeri hebat di pinggang atau punggung bawah (kolik renal) yang menjalar ke perut dan selangkangan&lt;/li>
&lt;li>Nyeri datang gelombang, bervariasi intensitasnya&lt;/li>
&lt;li>Nyeri saat buang air kecil (disuria)&lt;/li>
&lt;li>Urine berwarna merah, merah muda, atau kecoklatan (hematuria)&lt;/li>
&lt;li>Mual dan muntah&lt;/li>
&lt;li>Sering buang air kecil&lt;/li>
&lt;li>Demam dan menggigil jika disertai infeksi&lt;/li>
&lt;/ul>
&lt;h2 id="jenis-batu-ginjal">Jenis Batu Ginjal&lt;/h2>
&lt;ol>
&lt;li>&lt;strong>Batu kalsium&lt;/strong> — paling umum (80% kasus), terdiri dari kalsium oksalat atau kalsium fosfat&lt;/li>
&lt;li>&lt;strong>Batu asam urat&lt;/strong> — terkait dengan kadar asam urat tinggi dalam urine&lt;/li>
&lt;li>&lt;strong>Batu struvit&lt;/strong> — terkait infeksi saluran kemih, dapat tumbuh besar (staghorn calculus)&lt;/li>
&lt;li>&lt;strong>Batu sistin&lt;/strong> — akibat kelainan genetik langka (sistinuria)&lt;/li>
&lt;/ol>
&lt;h2 id="pencegahan">Pencegahan&lt;/h2>
&lt;ul>
&lt;li>Minum air putih 2-3 liter per hari&lt;/li>
&lt;li>Batasi konsumsi garam dan protein hewani&lt;/li>
&lt;li>Hindari makanan tinggi oksalat (bayam, cokelat, teh kental)&lt;/li>
&lt;li>Jaga berat badan ideal&lt;/li>
&lt;/ul>
&lt;h2 id="pengobatan">Pengobatan&lt;/h2>
&lt;p>Konsumsi air tinggi, analgesik, alpha-blocker untuk membantu mengeluarkan batu. Batu besar: ESWL (gelombang kejut), ureteroskopi, atau PCNL (operasi perkutan).&lt;/p></description></item><item><title>Bronkitis</title><link>https://kamus.sandboxradit.my.id/kata/b/bronkitis/</link><pubDate>Sat, 13 Jun 2026 19:48:59 +0800</pubDate><guid>https://kamus.sandboxradit.my.id/kata/b/bronkitis/</guid><description>&lt;h2 id="gejala">Gejala&lt;/h2>
&lt;ul>
&lt;li>Batuk yang menghasilkan lendir (dahak), bisa berwarna bening, putih, kuning, atau hijau&lt;/li>
&lt;li>Sesak napas, terutama saat beraktivitas&lt;/li>
&lt;li>Rasa tidak nyaman atau nyeri di dada&lt;/li>
&lt;li>Demam ringan dan menggigil&lt;/li>
&lt;li>Kelelahan&lt;/li>
&lt;/ul>
&lt;h2 id="penyebab">Penyebab&lt;/h2>
&lt;ul>
&lt;li>&lt;strong>Infeksi virus&lt;/strong> — penyebab paling umum, sering terkait dengan flu atau pilek&lt;/li>
&lt;li>&lt;strong>Infeksi bakteri&lt;/strong> — lebih jarang, dapat terjadi setelah infeksi virus&lt;/li>
&lt;li>&lt;strong>Iritasi lingkungan&lt;/strong> — asap rokok, polusi udara, debu, asap kimia&lt;/li>
&lt;li>&lt;strong>Refluks asam lambung&lt;/strong> — iritasi kronis dari asam lambung&lt;/li>
&lt;/ul>
&lt;h2 id="jenis">Jenis&lt;/h2>
&lt;ol>
&lt;li>&lt;strong>Bronkitis akut&lt;/strong> — berlangsung beberapa hari hingga minggu, umumnya disebabkan infeksi virus&lt;/li>
&lt;li>&lt;strong>Bronkitis kronis&lt;/strong> — batuk produktif minimal 3 bulan per tahun selama 2 tahun berturut-turut, sering terkait dengan merokok&lt;/li>
&lt;/ol>
&lt;h2 id="pengobatan">Pengobatan&lt;/h2>
&lt;p>Bronkitis akut sering sembuh sendiri dengan istirahat dan hidrasi yang cukup. Bronkitis kronis memerlukan penanganan jangka panjang termasuk bronkodilator, kortikosteroid inhalasi, dan rehabilitasi paru.&lt;/p></description></item><item><title>Cacar Air</title><link>https://kamus.sandboxradit.my.id/kata/c/cacar-air/</link><pubDate>Sat, 13 Jun 2026 19:48:59 +0800</pubDate><guid>https://kamus.sandboxradit.my.id/kata/c/cacar-air/</guid><description>&lt;h2 id="gejala">Gejala&lt;/h2>
&lt;ul>
&lt;li>Demam ringan hingga sedang&lt;/li>
&lt;li>Ruam vesikuler (bintil berisi cairan) yang sangat gatal&lt;/li>
&lt;li>Ruam muncul dalam gelombang: makula → papula → vesikel → krusta&lt;/li>
&lt;li>Muncul pertama di wajah dan badan, menyebar ke seluruh tubuh&lt;/li>
&lt;li>Kelelahan dan nafsu makan menurun&lt;/li>
&lt;li>Lesi dapat muncul di mulut, kulit kepala, dan area genital&lt;/li>
&lt;/ul>
&lt;h2 id="komplikasi">Komplikasi&lt;/h2>
&lt;ul>
&lt;li>Infeksi sekunder bakteri pada lesi kulit&lt;/li>
&lt;li>Pneumonia (lebih sering pada dewasa)&lt;/li>
&lt;li>Ensefalitis varisela&lt;/li>
&lt;li>Sindrom Reye (jika aspirin diberikan pada anak)&lt;/li>
&lt;/ul>
&lt;h2 id="pengobatan">Pengobatan&lt;/h2>
&lt;ul>
&lt;li>Antivirus (asiklovir) dalam 24-48 jam pertama untuk kasus berat atau dewasa&lt;/li>
&lt;li>Antihistamin untuk mengurangi gatal&lt;/li>
&lt;li>Losion kalamin, bedak salisil&lt;/li>
&lt;li>Jangan menggaruk lesi untuk mencegah jaringan parut dan infeksi sekunder&lt;/li>
&lt;/ul></description></item><item><title>Campak</title><link>https://kamus.sandboxradit.my.id/kata/c/campak/</link><pubDate>Sat, 13 Jun 2026 19:48:59 +0800</pubDate><guid>https://kamus.sandboxradit.my.id/kata/c/campak/</guid><description>&lt;h2 id="gejala">Gejala&lt;/h2>
&lt;ul>
&lt;li>Demam tinggi bertahap hingga 40°C&lt;/li>
&lt;li>Batuk kering&lt;/li>
&lt;li>Pilek (coryza)&lt;/li>
&lt;li>Konjungtivitis (mata merah dan berair)&lt;/li>
&lt;li>Bintik Koplik — bintik putih kecil di mukosa pipi (patognomonis)&lt;/li>
&lt;li>Ruam merah makulopapular mulai dari belakang telinga dan wajah, menyebar ke seluruh tubuh&lt;/li>
&lt;/ul>
&lt;h2 id="komplikasi">Komplikasi&lt;/h2>
&lt;ul>
&lt;li>Pneumonia (penyebab utama kematian akibat campak)&lt;/li>
&lt;li>Ensefalitis (radang otak)&lt;/li>
&lt;li>Otitis media (infeksi telinga tengah)&lt;/li>
&lt;li>Diare berat dan dehidrasi&lt;/li>
&lt;li>Subacute Sclerosing Panencephalitis (SSPE) — komplikasi fatal jangka panjang&lt;/li>
&lt;/ul>
&lt;h2 id="pencegahan">Pencegahan&lt;/h2>
&lt;p>Vaksinasi MR/MMR pada anak usia 9 bulan dan 18 bulan. Imunisasi campak sangat efektif (97% setelah 2 dosis).&lt;/p></description></item><item><title>Demam Berdarah</title><link>https://kamus.sandboxradit.my.id/kata/d/demam-berdarah/</link><pubDate>Sat, 13 Jun 2026 19:48:59 +0800</pubDate><guid>https://kamus.sandboxradit.my.id/kata/d/demam-berdarah/</guid><description>&lt;h2 id="gejala">Gejala&lt;/h2>
&lt;ul>
&lt;li>Demam tinggi mendadak (suhu ≥39°C) selama 2-7 hari&lt;/li>
&lt;li>Nyeri kepala berat, nyeri retro-orbital (di belakang mata)&lt;/li>
&lt;li>Nyeri otot dan sendi&lt;/li>
&lt;li>Mual, muntah, nyeri perut&lt;/li>
&lt;li>Ruam kulit (petekie)&lt;/li>
&lt;li>Perdarahan ringan (mimisan, gusi berdarah)&lt;/li>
&lt;/ul>
&lt;h2 id="fase-perjalanan-penyakit">Fase Perjalanan Penyakit&lt;/h2>
&lt;ol>
&lt;li>&lt;strong>Fase demam&lt;/strong> (hari 1-3) — demam tinggi, gejala mirip flu&lt;/li>
&lt;li>&lt;strong>Fase kritis&lt;/strong> (hari 4-6) — demam turun, risiko kebocoran plasma → syok&lt;/li>
&lt;li>&lt;strong>Fase pemulihan&lt;/strong> (hari 7+) — perbaikan status hemodinamik, reabsorpsi cairan&lt;/li>
&lt;/ol>
&lt;h2 id="pengobatan">Pengobatan&lt;/h2>
&lt;p>Tidak ada antivirus spesifik. Tatalaksana bersifat suportif: rehidrasi oral/intravena, antipiretik (hindari aspirin/NSAID), pemantauan trombosit dan hematokrit. Rawat inap diperlukan pada kasus dengan kebocoran plasma berat.&lt;/p></description></item><item><title>Diare</title><link>https://kamus.sandboxradit.my.id/kata/d/diare/</link><pubDate>Sat, 13 Jun 2026 19:48:59 +0800</pubDate><guid>https://kamus.sandboxradit.my.id/kata/d/diare/</guid><description>&lt;h2 id="gejala">Gejala&lt;/h2>
&lt;ul>
&lt;li>Buang air besar cair ≥3 kali sehari&lt;/li>
&lt;li>Kram perut dan nyeri perut&lt;/li>
&lt;li>Mual dan muntah&lt;/li>
&lt;li>Demam (jika disebabkan infeksi)&lt;/li>
&lt;li>Dehidrasi (haus, mulut kering, penurunan elastisitas kulit)&lt;/li>
&lt;/ul>
&lt;h2 id="penyebab">Penyebab&lt;/h2>
&lt;ul>
&lt;li>&lt;strong>Infeksi virus&lt;/strong> — rotavirus (paling sering pada anak), norovirus&lt;/li>
&lt;li>&lt;strong>Infeksi bakteri&lt;/strong> — Escherichia coli, Salmonella, Shigella, Vibrio cholerae&lt;/li>
&lt;li>&lt;strong>Infeksi parasit&lt;/strong> — Giardia lamblia, Entamoeba histolytica&lt;/li>
&lt;li>&lt;strong>Non-infeksi&lt;/strong> — intoleransi laktosa, efek samping obat, sindrom iritasi usus (IBS)&lt;/li>
&lt;/ul>
&lt;h2 id="pencegahan">Pencegahan&lt;/h2>
&lt;ul>
&lt;li>Cuci tangan dengan sabun sebelum makan dan setelah buang air&lt;/li>
&lt;li>Konsumsi air bersih dan matang&lt;/li>
&lt;li>Vaksinasi rotavirus pada bayi&lt;/li>
&lt;li>ASI eksklusif pada bayi&lt;/li>
&lt;/ul>
&lt;h2 id="pengobatan">Pengobatan&lt;/h2>
&lt;p>Oralit untuk rehidrasi, zinc untuk mengurangi durasi dan keparahan pada anak, probiotik, serta antidiare (loperamide) hanya pada diare non-infeksi. Antibiotik diberikan hanya untuk diare bakteri yang terbukti.&lt;/p></description></item><item><title>Eksim</title><link>https://kamus.sandboxradit.my.id/kata/e/eksim/</link><pubDate>Sat, 13 Jun 2026 19:48:59 +0800</pubDate><guid>https://kamus.sandboxradit.my.id/kata/e/eksim/</guid><description>&lt;h2 id="gejala">Gejala&lt;/h2>
&lt;ul>
&lt;li>Kulit kering dan bersisik&lt;/li>
&lt;li>Gatal hebat, terutama pada malam hari&lt;/li>
&lt;li>Kemerahan (eritema) pada area yang terkena&lt;/li>
&lt;li>Ruam yang dapat mengeluarkan cairan saat fase akut&lt;/li>
&lt;li>Penebalan kulit (likenifikasi) pada fase kronis akibat garukan berulang&lt;/li>
&lt;/ul>
&lt;h2 id="lokasi">Lokasi&lt;/h2>
&lt;ul>
&lt;li>&lt;strong>Bayi:&lt;/strong> wajah, kulit kepala, area ekstensor tungkai&lt;/li>
&lt;li>&lt;strong>Anak-anak:&lt;/strong> lipatan siku dan lutut (flekural)&lt;/li>
&lt;li>&lt;strong>Dewasa:&lt;/strong> tangan, kelopak mata, lipatan tubuh&lt;/li>
&lt;/ul>
&lt;h2 id="faktor-pemicu">Faktor Pemicu&lt;/h2>
&lt;ul>
&lt;li>Alergen (debu, serbuk sari, bulu hewan, makanan)&lt;/li>
&lt;li>Iritan (sabun keras, deterjen, parfum)&lt;/li>
&lt;li>Cuaca ekstrem (panas/dingin) dan udara kering&lt;/li>
&lt;li>Stres emosional&lt;/li>
&lt;li>Keringat berlebih&lt;/li>
&lt;/ul>
&lt;h2 id="pengobatan">Pengobatan&lt;/h2>
&lt;p>Pelembab (emolien) secara rutin, kortikosteroid topikal, antihistamin oral untuk gatal, krim inhibitor kalsineurin (tacrolimus) untuk area sensitif. Hindari pemicu dan pertahankan kelembaban kulit.&lt;/p></description></item><item><title>Epilepsi</title><link>https://kamus.sandboxradit.my.id/kata/e/epilepsi/</link><pubDate>Sat, 13 Jun 2026 19:48:59 +0800</pubDate><guid>https://kamus.sandboxradit.my.id/kata/e/epilepsi/</guid><description>&lt;h2 id="jenis-kejang-epilepsi">Jenis Kejang Epilepsi&lt;/h2>
&lt;ol>
&lt;li>&lt;strong>Kejang umum (generalized)&lt;/strong> — melibatkan seluruh otak:
&lt;ul>
&lt;li>Kejang tonik-klonik (grand mal): kaku diikuti sentakan ritmis&lt;/li>
&lt;li>Kejang absans (petit mal): hilang kesadaran singkat&lt;/li>
&lt;li>Kejang mioklonik: sentakan otot mendadak&lt;/li>
&lt;/ul>
&lt;/li>
&lt;li>&lt;strong>Kejang fokal (parsial)&lt;/strong> — berawal dari satu area otak:
&lt;ul>
&lt;li>Fokal sadar: kesadaran tetap ada&lt;/li>
&lt;li>Fokal dengan gangguan kesadaran&lt;/li>
&lt;/ul>
&lt;/li>
&lt;/ol>
&lt;h2 id="pemicu-kejang">Pemicu Kejang&lt;/h2>
&lt;ul>
&lt;li>Lupa minum obat antiepilepsi&lt;/li>
&lt;li>Kurang tidur&lt;/li>
&lt;li>Demam tinggi&lt;/li>
&lt;li>Alkohol&lt;/li>
&lt;li>Cahaya berkedip (fotosensitif)&lt;/li>
&lt;li>Stres dan kelelahan&lt;/li>
&lt;/ul>
&lt;h2 id="diagnosis">Diagnosis&lt;/h2>
&lt;p>EEG (elektroensefalografi), MRI otak, dan anamnesis detail tentang kejadian kejang.&lt;/p></description></item><item><title>Flebitis</title><link>https://kamus.sandboxradit.my.id/kata/f/flebitis/</link><pubDate>Sat, 13 Jun 2026 19:48:59 +0800</pubDate><guid>https://kamus.sandboxradit.my.id/kata/f/flebitis/</guid><description>&lt;h2 id="gejala">Gejala&lt;/h2>
&lt;ul>
&lt;li>Nyeri dan nyeri tekan di sepanjang vena yang terkena&lt;/li>
&lt;li>Kemerahan (eritema) di area vena&lt;/li>
&lt;li>Pembengkakan&lt;/li>
&lt;li>Rasa hangat pada kulit di lokasi peradangan&lt;/li>
&lt;li>Vena teraba keras dan seperti tali (cord-like)&lt;/li>
&lt;/ul>
&lt;h2 id="jenis">Jenis&lt;/h2>
&lt;ol>
&lt;li>&lt;strong>Flebitis superfisial&lt;/strong> — peradangan vena di dekat permukaan kulit, umumnya ringan&lt;/li>
&lt;li>&lt;strong>Tromboflebitis superfisial&lt;/strong> — peradangan dengan pembentukan bekuan darah di vena superfisial&lt;/li>
&lt;li>&lt;strong>Flebitis pasca-infus&lt;/strong> — akibat iritasi kateter intravena atau obat&lt;/li>
&lt;/ol>
&lt;h2 id="faktor-risiko">Faktor Risiko&lt;/h2>
&lt;ul>
&lt;li>Pemasangan infus atau kateter IV&lt;/li>
&lt;li>Varises&lt;/li>
&lt;li>Imobilitas&lt;/li>
&lt;li>Obesitas&lt;/li>
&lt;li>Merokok&lt;/li>
&lt;li>Penggunaan kontrasepsi hormonal&lt;/li>
&lt;/ul>
&lt;h2 id="pengobatan">Pengobatan&lt;/h2>
&lt;p>Kompres hangat, elevasi tungkai, NSAID untuk peradangan, dan kompresi elastis. Tromboflebitis dalam perlu antikoagulan. Lepaskan kateter IV jika penyebabnya.&lt;/p></description></item><item><title>Flu</title><link>https://kamus.sandboxradit.my.id/kata/f/flu/</link><pubDate>Sat, 13 Jun 2026 19:48:59 +0800</pubDate><guid>https://kamus.sandboxradit.my.id/kata/f/flu/</guid><description>&lt;h2 id="gejala">Gejala&lt;/h2>
&lt;ul>
&lt;li>Demam mendadak tinggi (≥38°C)&lt;/li>
&lt;li>Menggigil dan keringat dingin&lt;/li>
&lt;li>Nyeri otot dan sendi (myalgia) di seluruh tubuh&lt;/li>
&lt;li>Sakit kepala berat&lt;/li>
&lt;li>Batuk kering&lt;/li>
&lt;li>Sakit tenggorokan&lt;/li>
&lt;li>Hidung tersumbat atau pilek&lt;/li>
&lt;li>Kelelahan ekstrem&lt;/li>
&lt;/ul>
&lt;h2 id="perbedaan-flu-vs-pilek-biasa">Perbedaan Flu vs Pilek Biasa&lt;/h2>
&lt;table>
 &lt;thead>
 &lt;tr>
 &lt;th>Gejala&lt;/th>
 &lt;th>Flu&lt;/th>
 &lt;th>Pilek&lt;/th>
 &lt;/tr>
 &lt;/thead>
 &lt;tbody>
 &lt;tr>
 &lt;td>Onset&lt;/td>
 &lt;td>Mendadak&lt;/td>
 &lt;td>Bertahap&lt;/td>
 &lt;/tr>
 &lt;tr>
 &lt;td>Demam&lt;/td>
 &lt;td>Tinggi&lt;/td>
 &lt;td>Jarang/ringan&lt;/td>
 &lt;/tr>
 &lt;tr>
 &lt;td>Nyeri otot&lt;/td>
 &lt;td>Berat&lt;/td>
 &lt;td>Ringan&lt;/td>
 &lt;/tr>
 &lt;tr>
 &lt;td>Kelelahan&lt;/td>
 &lt;td>Berat&lt;/td>
 &lt;td>Ringan&lt;/td>
 &lt;/tr>
 &lt;tr>
 &lt;td>Bersin&lt;/td>
 &lt;td>Kadang&lt;/td>
 &lt;td>Sering&lt;/td>
 &lt;/tr>
 &lt;/tbody>
&lt;/table>
&lt;h2 id="komplikasi">Komplikasi&lt;/h2>
&lt;ul>
&lt;li>Pneumonia (primer virus atau sekunder bakteri)&lt;/li>
&lt;li>Sinusitis dan otitis media&lt;/li>
&lt;li>Perburukan penyakit kronis (asma, PPOK, gagal jantung)&lt;/li>
&lt;li>Miokarditis dan ensefalitis (jarang)&lt;/li>
&lt;/ul>
&lt;h2 id="pencegahan">Pencegahan&lt;/h2>
&lt;p>Vaksinasi influenza tahunan, cuci tangan, etika batuk, masker di keramaian.&lt;/p></description></item><item><title>Gagal Ginjal</title><link>https://kamus.sandboxradit.my.id/kata/g/gagal-ginjal/</link><pubDate>Sat, 13 Jun 2026 19:48:59 +0800</pubDate><guid>https://kamus.sandboxradit.my.id/kata/g/gagal-ginjal/</guid><description>&lt;h2 id="jenis">Jenis&lt;/h2>
&lt;ol>
&lt;li>&lt;strong>Gagal ginjal akut (GGA)&lt;/strong> — penurunan fungsi ginjal mendadak dalam hitungan jam hingga hari, sering reversibel dengan penanganan tepat&lt;/li>
&lt;li>&lt;strong>Gagal ginjal kronis (GGK)&lt;/strong> — penurunan fungsi ginjal progresif selama minimal 3 bulan, bersifat ireversibel&lt;/li>
&lt;/ol>
&lt;h2 id="gejala">Gejala&lt;/h2>
&lt;ul>
&lt;li>Penurunan jumlah urine&lt;/li>
&lt;li>Bengkak di kaki, pergelangan kaki, dan sekitar mata (edema)&lt;/li>
&lt;li>Kelelahan dan lemas&lt;/li>
&lt;li>Sesak napas&lt;/li>
&lt;li>Mual, muntah, kehilangan nafsu makan&lt;/li>
&lt;li>Kebingungan dan sulit konsentrasi&lt;/li>
&lt;li>Kulit kering dan gatal&lt;/li>
&lt;li>Kram otot, terutama malam hari&lt;/li>
&lt;/ul>
&lt;h2 id="penyebab">Penyebab&lt;/h2>
&lt;table>
 &lt;thead>
 &lt;tr>
 &lt;th>Penyebab GGA&lt;/th>
 &lt;th>Penyebab GGK&lt;/th>
 &lt;/tr>
 &lt;/thead>
 &lt;tbody>
 &lt;tr>
 &lt;td>Dehidrasi berat&lt;/td>
 &lt;td>Diabetes melitus (nefropati diabetik)&lt;/td>
 &lt;/tr>
 &lt;tr>
 &lt;td>Syok/penurunan aliran darah ginjal&lt;/td>
 &lt;td>Hipertensi (nefrosklerosis)&lt;/td>
 &lt;/tr>
 &lt;tr>
 &lt;td>Obat nefrotoksik (NSAID, aminoglikosida)&lt;/td>
 &lt;td>Glomerulonefritis kronis&lt;/td>
 &lt;/tr>
 &lt;tr>
 &lt;td>Infeksi berat (sepsis)&lt;/td>
 &lt;td>Penyakit ginjal polikistik&lt;/td>
 &lt;/tr>
 &lt;tr>
 &lt;td>Sumbatan saluran kemih&lt;/td>
 &lt;td>Lupus nefritis&lt;/td>
 &lt;/tr>
 &lt;/tbody>
&lt;/table>
&lt;h2 id="diagnosis">Diagnosis&lt;/h2>
&lt;p>Pemeriksaan fungsi ginjal: kreatinin serum, Blood Urea Nitrogen (BUN), Estimated Glomerular Filtration Rate (eGFR), urinalisis, USG ginjal, dan biopsi ginjal jika diperlukan.&lt;/p></description></item><item><title>Gastritis</title><link>https://kamus.sandboxradit.my.id/kata/g/gastritis/</link><pubDate>Sat, 13 Jun 2026 19:48:59 +0800</pubDate><guid>https://kamus.sandboxradit.my.id/kata/g/gastritis/</guid><description>&lt;h2 id="gejala">Gejala&lt;/h2>
&lt;ul>
&lt;li>Nyeri atau perih di ulu hati (epigastrium)&lt;/li>
&lt;li>Mual dan muntah&lt;/li>
&lt;li>Rasa penuh dan kembung setelah makan&lt;/li>
&lt;li>Sendawa berlebihan&lt;/li>
&lt;li>Nafsu makan menurun&lt;/li>
&lt;li>Pada gastritis erosif: muntah darah atau feses hitam (melena)&lt;/li>
&lt;/ul>
&lt;h2 id="jenis">Jenis&lt;/h2>
&lt;ol>
&lt;li>&lt;strong>Gastritis akut&lt;/strong> — peradangan mendadak, sering akibat NSAID, alkohol, atau stres berat&lt;/li>
&lt;li>&lt;strong>Gastritis kronis&lt;/strong> — peradangan jangka panjang, sering akibat infeksi H. pylori&lt;/li>
&lt;/ol>
&lt;h2 id="diagnosis">Diagnosis&lt;/h2>
&lt;p>Endoskopi saluran cerna atas (esofagogastroduodenoskopi/EGD) dengan biopsi. Deteksi H. pylori melalui tes urease, kultur, atau histologi.&lt;/p></description></item><item><title>Hemofilia</title><link>https://kamus.sandboxradit.my.id/kata/h/hemofilia/</link><pubDate>Sat, 13 Jun 2026 19:48:59 +0800</pubDate><guid>https://kamus.sandboxradit.my.id/kata/h/hemofilia/</guid><description>&lt;h2 id="jenis">Jenis&lt;/h2>
&lt;ol>
&lt;li>&lt;strong>Hemofilia A&lt;/strong> — defisiensi faktor VIII (80-85% kasus)&lt;/li>
&lt;li>&lt;strong>Hemofilia B&lt;/strong> — defisiensi faktor IX (15-20% kasus)&lt;/li>
&lt;li>&lt;strong>Hemofilia C&lt;/strong> — defisiensi faktor XI, lebih jarang&lt;/li>
&lt;/ol>
&lt;h2 id="gejala">Gejala&lt;/h2>
&lt;ul>
&lt;li>Perdarahan spontan (tanpa cedera) terutama ke sendi (hemarthrosis) dan otot&lt;/li>
&lt;li>Memar yang mudah dan luas&lt;/li>
&lt;li>Perdarahan berkepanjangan setelah pencabutan gigi, operasi, atau cedera&lt;/li>
&lt;li>Pada kasus berat: perdarahan intrakranial&lt;/li>
&lt;/ul>
&lt;h2 id="diagnosis">Diagnosis&lt;/h2>
&lt;ul>
&lt;li>Riwayat perdarahan dan riwayat keluarga&lt;/li>
&lt;li>Pemeriksaan faktor pembekuan darah&lt;/li>
&lt;li>Tes skrining: APTT memanjang, PT normal, bleeding time normal&lt;/li>
&lt;/ul>
&lt;h2 id="pengobatan">Pengobatan&lt;/h2>
&lt;ul>
&lt;li>Terapi penggantian faktor pembekuan (faktor VIII atau IX konsentrat)&lt;/li>
&lt;li>Desmopresin (DDAVP) untuk hemofilia A ringan&lt;/li>
&lt;li>Asam traneksamat sebagai adjuvant&lt;/li>
&lt;li>Fisioterapi untuk kerusakan sendi akibat perdarahan berulang&lt;/li>
&lt;/ul></description></item><item><title>Hepatitis</title><link>https://kamus.sandboxradit.my.id/kata/h/hepatitis/</link><pubDate>Sat, 13 Jun 2026 19:48:59 +0800</pubDate><guid>https://kamus.sandboxradit.my.id/kata/h/hepatitis/</guid><description>&lt;h2 id="jenis-hepatitis-virus">Jenis Hepatitis Virus&lt;/h2>
&lt;ol>
&lt;li>&lt;strong>Hepatitis A&lt;/strong> — transmisi fekal-oral, akut, tidak menjadi kronis&lt;/li>
&lt;li>&lt;strong>Hepatitis B&lt;/strong> — transmisi darah/cairan tubuh, dapat menjadi kronis&lt;/li>
&lt;li>&lt;strong>Hepatitis C&lt;/strong> — transmisi darah, 75-85% menjadi kronis&lt;/li>
&lt;li>&lt;strong>Hepatitis D&lt;/strong> — ko-infeksi dengan HBV, memperberat perjalanan penyakit&lt;/li>
&lt;li>&lt;strong>Hepatitis E&lt;/strong> — transmisi fekal-oral, berbahaya pada ibu hamil&lt;/li>
&lt;/ol>
&lt;h2 id="gejala">Gejala&lt;/h2>
&lt;ul>
&lt;li>Kelelahan dan malaise&lt;/li>
&lt;li>Jaundice (kuning pada kulit dan mata)&lt;/li>
&lt;li>Urine gelap seperti teh&lt;/li>
&lt;li>Feses pucat&lt;/li>
&lt;li>Nyeri perut kanan atas&lt;/li>
&lt;li>Mual, muntah, penurunan nafsu makan&lt;/li>
&lt;li>Demam ringan&lt;/li>
&lt;/ul>
&lt;h2 id="pencegahan">Pencegahan&lt;/h2>
&lt;ul>
&lt;li>Vaksinasi hepatitis A dan B tersedia dan efektif&lt;/li>
&lt;li>Hindari penggunaan jarum suntik bersama&lt;/li>
&lt;li>Praktik seks aman (kondom)&lt;/li>
&lt;li>Cuci tangan dan sanitasi baik&lt;/li>
&lt;li>Skrining darah donor&lt;/li>
&lt;/ul>
&lt;h2 id="pengobatan">Pengobatan&lt;/h2>
&lt;p>Hepatitis A dan E bersifat self-limiting (terapi suportif). Hepatitis B kronis memerlukan antivirus (tenofovir, entecavir). Hepatitis C kini dapat disembuhkan dengan DAA (Direct Acting Antiviral).&lt;/p></description></item><item><title>Hipertensi</title><link>https://kamus.sandboxradit.my.id/kata/h/hipertensi/</link><pubDate>Sat, 13 Jun 2026 19:48:59 +0800</pubDate><guid>https://kamus.sandboxradit.my.id/kata/h/hipertensi/</guid><description>&lt;h2 id="gejala">Gejala&lt;/h2>
&lt;p>Hipertensi sering disebut &amp;ldquo;pembunuh diam-diam&amp;rdquo; karena kebanyakan penderita tidak merasakan gejala. Pada kasus berat:&lt;/p>
&lt;ul>
&lt;li>Sakit kepala berat&lt;/li>
&lt;li>Sesak napas&lt;/li>
&lt;li>Mimisan&lt;/li>
&lt;li>Penglihatan kabur&lt;/li>
&lt;li>Nyeri dada&lt;/li>
&lt;/ul>
&lt;h2 id="klasifikasi">Klasifikasi&lt;/h2>
&lt;table>
 &lt;thead>
 &lt;tr>
 &lt;th>Kategori&lt;/th>
 &lt;th>Sistolik&lt;/th>
 &lt;th>Diastolik&lt;/th>
 &lt;/tr>
 &lt;/thead>
 &lt;tbody>
 &lt;tr>
 &lt;td>Normal&lt;/td>
 &lt;td>&amp;lt;120 mmHg&lt;/td>
 &lt;td>&amp;lt;80 mmHg&lt;/td>
 &lt;/tr>
 &lt;tr>
 &lt;td>Prehipertensi&lt;/td>
 &lt;td>120-139 mmHg&lt;/td>
 &lt;td>80-89 mmHg&lt;/td>
 &lt;/tr>
 &lt;tr>
 &lt;td>Hipertensi derajat 1&lt;/td>
 &lt;td>140-159 mmHg&lt;/td>
 &lt;td>90-99 mmHg&lt;/td>
 &lt;/tr>
 &lt;tr>
 &lt;td>Hipertensi derajat 2&lt;/td>
 &lt;td>≥160 mmHg&lt;/td>
 &lt;td>≥100 mmHg&lt;/td>
 &lt;/tr>
 &lt;/tbody>
&lt;/table>
&lt;h2 id="faktor-risiko">Faktor Risiko&lt;/h2>
&lt;ul>
&lt;li>Usia lanjut&lt;/li>
&lt;li>Riwayat keluarga&lt;/li>
&lt;li>Obesitas dan kelebihan berat badan&lt;/li>
&lt;li>Konsumsi garam berlebih&lt;/li>
&lt;li>Kurang aktivitas fisik&lt;/li>
&lt;li>Konsumsi alkohol dan merokok&lt;/li>
&lt;/ul>
&lt;h2 id="penanganan">Penanganan&lt;/h2>
&lt;p>Modifikasi gaya hidup (diet rendah garam, olahraga teratur, berhenti merokok) dikombinasikan dengan obat antihipertensi seperti ACE inhibitor, ARB, CCB, diuretik, atau beta-blocker sesuai indikasi.&lt;/p></description></item><item><title>Infeksi</title><link>https://kamus.sandboxradit.my.id/kata/i/infeksi/</link><pubDate>Sat, 13 Jun 2026 19:48:59 +0800</pubDate><guid>https://kamus.sandboxradit.my.id/kata/i/infeksi/</guid><description>&lt;h2 id="jenis-patogen">Jenis Patogen&lt;/h2>
&lt;ol>
&lt;li>&lt;strong>Infeksi bakteri&lt;/strong> — contoh: pneumonia bakteri, infeksi saluran kemih, TBC&lt;/li>
&lt;li>&lt;strong>Infeksi virus&lt;/strong> — contoh: COVID-19, influenza, HIV, hepatitis&lt;/li>
&lt;li>&lt;strong>Infeksi jamur&lt;/strong> — contoh: kandidiasis, dermatofitosis (kuat)&lt;/li>
&lt;li>&lt;strong>Infeksi parasit&lt;/strong> — contoh: malaria, toksoplasmosis, cacingan&lt;/li>
&lt;/ol>
&lt;h2 id="tahapan-infeksi">Tahapan Infeksi&lt;/h2>
&lt;ol>
&lt;li>&lt;strong>Masa inkubasi&lt;/strong> — patogen masuk hingga gejala pertama muncul&lt;/li>
&lt;li>&lt;strong>Fase prodromal&lt;/strong> — gejala ringan dan tidak spesifik&lt;/li>
&lt;li>&lt;strong>Fase akut&lt;/strong> — gejala maksimal, replikasi patogen tinggi&lt;/li>
&lt;li>&lt;strong>Fase konvalesens&lt;/strong> — pemulihan bertahap&lt;/li>
&lt;/ol>
&lt;h2 id="respons-tubuh">Respons Tubuh&lt;/h2>
&lt;ul>
&lt;li>Peradangan (inflamasi) dengan tanda: rubor (merah), tumor (bengkak), kalor (panas), dolor (nyeri), functio laesa (gangguan fungsi)&lt;/li>
&lt;li>Demam sebagai mekanisme pertahanan&lt;/li>
&lt;li>Aktivasi sistem imun spesifik (antibodi, sel T)&lt;/li>
&lt;/ul>
&lt;h2 id="pencegahan">Pencegahan&lt;/h2>
&lt;p>Imunisasi, higiene pribadi (cuci tangan), sanitasi lingkungan, makanan matang, air bersih.&lt;/p></description></item><item><title>Influenza</title><link>https://kamus.sandboxradit.my.id/kata/i/influenza/</link><pubDate>Sat, 13 Jun 2026 19:48:59 +0800</pubDate><guid>https://kamus.sandboxradit.my.id/kata/i/influenza/</guid><description>&lt;h2 id="gejala">Gejala&lt;/h2>
&lt;ul>
&lt;li>Onset mendadak demam tinggi (≥38°C)&lt;/li>
&lt;li>Nyeri otot dan sendi yang berat&lt;/li>
&lt;li>Sakit kepala hebat&lt;/li>
&lt;li>Batuk kering&lt;/li>
&lt;li>Sakit tenggorokan&lt;/li>
&lt;li>Hidung tersumbat&lt;/li>
&lt;li>Kelelahan ekstrem yang bisa berlangsung 1-2 minggu&lt;/li>
&lt;/ul>
&lt;h2 id="tipe-virus">Tipe Virus&lt;/h2>
&lt;ol>
&lt;li>&lt;strong>Influenza A&lt;/strong> — penyebab pandemi, host manusia dan hewan, subtipe H dan N&lt;/li>
&lt;li>&lt;strong>Influenza B&lt;/strong> — hanya manusia, menyebabkan epidemi musiman&lt;/li>
&lt;li>&lt;strong>Influenza C&lt;/strong> — infeksi ringan, jarang menyebabkan epidemi&lt;/li>
&lt;/ol>
&lt;h2 id="komplikasi">Komplikasi&lt;/h2>
&lt;p>Pneumonia (virus primer atau superinfeksi bakteri), miokarditis, ensefalitis, gagal multiorgan. Risiko tinggi pada anak &amp;lt;5 tahun, lansia, ibu hamil, dan penderita penyakit kronis.&lt;/p></description></item><item><title>ISPA</title><link>https://kamus.sandboxradit.my.id/kata/i/ispa/</link><pubDate>Sat, 13 Jun 2026 19:48:59 +0800</pubDate><guid>https://kamus.sandboxradit.my.id/kata/i/ispa/</guid><description>&lt;h2 id="klasifikasi">Klasifikasi&lt;/h2>
&lt;ol>
&lt;li>&lt;strong>ISPA ringan&lt;/strong> — pilek, faringitis, tonsilitis ringan — sembuh sendiri&lt;/li>
&lt;li>&lt;strong>ISPA sedang&lt;/strong> — bronkitis akut, sinusitis — perlu pengobatan simptomatik&lt;/li>
&lt;li>&lt;strong>ISPA berat&lt;/strong> — pneumonia, bronkiolitis — perlu antibiotik/antivirus dan rawat inap&lt;/li>
&lt;/ol>
&lt;h2 id="gejala">Gejala&lt;/h2>
&lt;ul>
&lt;li>Batuk (kering atau berdahak)&lt;/li>
&lt;li>Pilek dan hidung tersumbat&lt;/li>
&lt;li>Sakit tenggorokan&lt;/li>
&lt;li>Demam&lt;/li>
&lt;li>Sesak napas (pada ISPA berat)&lt;/li>
&lt;li>Napas cepat (takipnea) pada anak dengan pneumonia&lt;/li>
&lt;/ul>
&lt;h2 id="tata-laksana">Tata Laksana&lt;/h2>
&lt;p>ISPA ringan: terapi suportif (istirahat, cairan hangat, madu untuk batuk). ISPA sedang: tambahan bronkodilator atau mukolitik. ISPA berat: antibiotik empiris, oksigen, rawat inap.&lt;/p></description></item><item><title>Jantung Koroner</title><link>https://kamus.sandboxradit.my.id/kata/j/jantung-koroner/</link><pubDate>Sat, 13 Jun 2026 19:48:59 +0800</pubDate><guid>https://kamus.sandboxradit.my.id/kata/j/jantung-koroner/</guid><description>&lt;h2 id="gejala">Gejala&lt;/h2>
&lt;ul>
&lt;li>Nyeri dada (angina) — rasa tertekan, diperas, atau berat di dada kiri&lt;/li>
&lt;li>Nyeri menjalar ke lengan kiri, rahang, leher, atau punggung&lt;/li>
&lt;li>Sesak napas&lt;/li>
&lt;li>Keringat dingin&lt;/li>
&lt;li>Mual dan pusing&lt;/li>
&lt;li>Kelelahan tidak biasa&lt;/li>
&lt;/ul>
&lt;h2 id="faktor-risiko">Faktor Risiko&lt;/h2>
&lt;ul>
&lt;li>Hipertensi&lt;/li>
&lt;li>Kolesterol tinggi (dislipidemia)&lt;/li>
&lt;li>Diabetes melitus&lt;/li>
&lt;li>Merokok&lt;/li>
&lt;li>Obesitas&lt;/li>
&lt;li>Kurang aktivitas fisik&lt;/li>
&lt;li>Riwayat keluarga&lt;/li>
&lt;/ul>
&lt;h2 id="komplikasi">Komplikasi&lt;/h2>
&lt;ul>
&lt;li>Infark miokard (serangan jantung)&lt;/li>
&lt;li>Gagal jantung&lt;/li>
&lt;li>Aritmia (gangguan irama jantung)&lt;/li>
&lt;li>Kematian mendadak&lt;/li>
&lt;/ul>
&lt;h2 id="penanganan">Penanganan&lt;/h2>
&lt;p>Modifikasi gaya hidup, obat antiplatelet (aspirin), statin, beta-blocker, ACE inhibitor. Intervensi: PCI (pemasangan ring/stent) atau CABG (operasi bypass).&lt;/p></description></item><item><title>Jerawat</title><link>https://kamus.sandboxradit.my.id/kata/j/jerawat/</link><pubDate>Sat, 13 Jun 2026 19:48:59 +0800</pubDate><guid>https://kamus.sandboxradit.my.id/kata/j/jerawat/</guid><description>&lt;h2 id="gejala">Gejala&lt;/h2>
&lt;ul>
&lt;li>Komedo putih (whitehead) dan komedo hitam (blackhead)&lt;/li>
&lt;li>Papul (benjolan merah kecil)&lt;/li>
&lt;li>Pustul (benjolan dengan nanah di ujung)&lt;/li>
&lt;li>Nodul dan kista (benjolan besar, nyeri, dan dalam)&lt;/li>
&lt;li>Bekas jerawat: hiperpigmentasi atau jaringan parut&lt;/li>
&lt;/ul>
&lt;h2 id="lokasi-umum">Lokasi Umum&lt;/h2>
&lt;p>Wajah (dahi, pipi, dagu), dada, punggung atas, dan bahu — area dengan kelenjar sebasea terbanyak.&lt;/p>
&lt;h2 id="faktor-pencetus">Faktor Pencetus&lt;/h2>
&lt;ul>
&lt;li>Perubahan hormon (pubertas, menstruasi, kehamilan)&lt;/li>
&lt;li>Produksi sebum berlebih&lt;/li>
&lt;li>Bakteri Cutibacterium acnes&lt;/li>
&lt;li>Stres&lt;/li>
&lt;li>Kosmetik komedogenik&lt;/li>
&lt;li>Makanan indeks glikemik tinggi (gula, susu pada beberapa orang)&lt;/li>
&lt;/ul>
&lt;h2 id="pengobatan">Pengobatan&lt;/h2>
&lt;p>Topikal: benzoil peroksida, retinoid, antibiotik. Oral: antibiotik, kontrasepsi hormonal, isotretinoin (untuk jerawat berat). Hindari memencet jerawat.&lt;/p></description></item><item><title>Kanker</title><link>https://kamus.sandboxradit.my.id/kata/k/kanker/</link><pubDate>Sat, 13 Jun 2026 19:48:59 +0800</pubDate><guid>https://kamus.sandboxradit.my.id/kata/k/kanker/</guid><description>&lt;h2 id="gejala-umum">Gejala Umum&lt;/h2>
&lt;ul>
&lt;li>Benjolan atau massa yang tidak normal&lt;/li>
&lt;li>Penurunan berat badan tanpa sebab jelas&lt;/li>
&lt;li>Kelelahan kronis&lt;/li>
&lt;li>Demam yang tidak diketahui penyebabnya&lt;/li>
&lt;li>Nyeri yang menetap&lt;/li>
&lt;li>Perubahan pada kulit (tah lalat berubah ukuran/warna)&lt;/li>
&lt;li>Luka yang tidak sembuh&lt;/li>
&lt;/ul>
&lt;h2 id="stadium-kanker">Stadium Kanker&lt;/h2>
&lt;ol>
&lt;li>&lt;strong>Stadium I&lt;/strong> — kanker masih terlokalisasi, belum menyebar&lt;/li>
&lt;li>&lt;strong>Stadium II-III&lt;/strong> — kanker telah tumbuh lebih besar dan/atau menyebar ke kelenjar getah bening terdekat&lt;/li>
&lt;li>&lt;strong>Stadium IV&lt;/strong> — kanker telah bermetastasis ke organ jauh&lt;/li>
&lt;/ol>
&lt;h2 id="jenis-kanker-umum-di-indonesia">Jenis Kanker Umum di Indonesia&lt;/h2>
&lt;ol>
&lt;li>Kanker paru-paru&lt;/li>
&lt;li>Kanker payudara&lt;/li>
&lt;li>Kanker serviks&lt;/li>
&lt;li>Kanker usus besar (kolorektal)&lt;/li>
&lt;li>Kanker hati&lt;/li>
&lt;li>Leukemia&lt;/li>
&lt;/ol>
&lt;h2 id="penanganan">Penanganan&lt;/h2>
&lt;p>Tergantung pada jenis dan stadium kanker: bedah (operasi), kemoterapi, radioterapi, imunoterapi, terapi target, dan hormonoterapi. Deteksi dini sangat penting untuk meningkatkan prognosis.&lt;/p></description></item><item><title>Katarak</title><link>https://kamus.sandboxradit.my.id/kata/k/katarak/</link><pubDate>Sat, 13 Jun 2026 19:48:59 +0800</pubDate><guid>https://kamus.sandboxradit.my.id/kata/k/katarak/</guid><description>&lt;h2 id="gejala">Gejala&lt;/h2>
&lt;ul>
&lt;li>Penglihatan kabur seperti melihat melalui jendela berkabut&lt;/li>
&lt;li>Warna tampak pudar atau kekuningan&lt;/li>
&lt;li>Silau pada cahaya terang atau saat berkendara malam&lt;/li>
&lt;li>Sulit melihat pada malam hari&lt;/li>
&lt;li>Sering berganti resep kacamata&lt;/li>
&lt;/ul>
&lt;h2 id="jenis">Jenis&lt;/h2>
&lt;ol>
&lt;li>&lt;strong>Katarak nuklear&lt;/strong> — kekeruhan di bagian tengah (nukleus) lensa&lt;/li>
&lt;li>&lt;strong>Katarak kortikal&lt;/strong> — kekeruhan di tepi lensa meluas ke tengah&lt;/li>
&lt;li>&lt;strong>Katarak subkapsular posterior&lt;/strong> — kekeruhan di bagian belakang lensa, cepat mengganggu penglihatan&lt;/li>
&lt;/ol>
&lt;h2 id="faktor-risiko">Faktor Risiko&lt;/h2>
&lt;ul>
&lt;li>Usia lanjut (paling umum)&lt;/li>
&lt;li>Riwayat keluarga&lt;/li>
&lt;li>Diabetes melitus&lt;/li>
&lt;li>Paparan sinar UV berlebihan&lt;/li>
&lt;li>Merokok dan konsumsi alkohol&lt;/li>
&lt;li>Penggunaan kortikosteroid jangka panjang&lt;/li>
&lt;/ul>
&lt;h2 id="pengobatan">Pengobatan&lt;/h2>
&lt;p>Operasi pengangkatan lensa yang keruh dan penggantian dengan lensa intraokular buatan (IOL) merupakan satu-satunya penanganan definitif. Operasi umumnya dilakukan dengan fakoemulsifikasi, aman dan efektif.&lt;/p></description></item><item><title>Kolesterol</title><link>https://kamus.sandboxradit.my.id/kata/k/kolesterol/</link><pubDate>Sat, 13 Jun 2026 19:48:59 +0800</pubDate><guid>https://kamus.sandboxradit.my.id/kata/k/kolesterol/</guid><description>&lt;h2 id="jenis-kolesterol">Jenis Kolesterol&lt;/h2>
&lt;ol>
&lt;li>&lt;strong>LDL (Low-Density Lipoprotein)&lt;/strong> — kolesterol &amp;ldquo;jahat&amp;rdquo;, mengangkut kolesterol dari hati ke sel; kadar tinggi menyebabkan penumpukan plak di arteri&lt;/li>
&lt;li>&lt;strong>HDL (High-Density Lipoprotein)&lt;/strong> — kolesterol &amp;ldquo;baik&amp;rdquo;, mengangkut kolesterol dari jaringan kembali ke hati untuk dibuang&lt;/li>
&lt;li>&lt;strong>Trigliserida&lt;/strong> — jenis lemak lain dalam darah, kadar tinggi juga meningkatkan risiko penyakit jantung&lt;/li>
&lt;/ol>
&lt;h2 id="kadar-normal">Kadar Normal&lt;/h2>
&lt;table>
 &lt;thead>
 &lt;tr>
 &lt;th>Parameter&lt;/th>
 &lt;th>Normal&lt;/th>
 &lt;th>Batas Tinggi&lt;/th>
 &lt;th>Tinggi&lt;/th>
 &lt;/tr>
 &lt;/thead>
 &lt;tbody>
 &lt;tr>
 &lt;td>LDL&lt;/td>
 &lt;td>&amp;lt;130 mg/dL&lt;/td>
 &lt;td>130-159 mg/dL&lt;/td>
 &lt;td>≥160 mg/dL&lt;/td>
 &lt;/tr>
 &lt;tr>
 &lt;td>HDL&lt;/td>
 &lt;td>≥40 mg/dL (pria), ≥50 mg/dL (wanita)&lt;/td>
 &lt;td>—&lt;/td>
 &lt;td>—&lt;/td>
 &lt;/tr>
 &lt;tr>
 &lt;td>Total&lt;/td>
 &lt;td>&amp;lt;200 mg/dL&lt;/td>
 &lt;td>200-239 mg/dL&lt;/td>
 &lt;td>≥240 mg/dL&lt;/td>
 &lt;/tr>
 &lt;tr>
 &lt;td>Trigliserida&lt;/td>
 &lt;td>&amp;lt;150 mg/dL&lt;/td>
 &lt;td>150-199 mg/dL&lt;/td>
 &lt;td>≥200 mg/dL&lt;/td>
 &lt;/tr>
 &lt;/tbody>
&lt;/table>
&lt;h2 id="penanganan">Penanganan&lt;/h2>
&lt;ul>
&lt;li>Diet rendah lemak jenuh dan lemak trans&lt;/li>
&lt;li>Konsumsi serat larut (oatmeal, apel, kacang-kacangan)&lt;/li>
&lt;li>Olahraga aerobik teratur&lt;/li>
&lt;li>Statin, ezetimibe, atau fibrat sesuai resep dokter&lt;/li>
&lt;/ul></description></item><item><title>Leukemia</title><link>https://kamus.sandboxradit.my.id/kata/l/leukemia/</link><pubDate>Sat, 13 Jun 2026 19:48:59 +0800</pubDate><guid>https://kamus.sandboxradit.my.id/kata/l/leukemia/</guid><description>&lt;h2 id="jenis">Jenis&lt;/h2>
&lt;ol>
&lt;li>&lt;strong>Leukemia limfoblastik akut (LLA)&lt;/strong> — paling umum pada anak-anak&lt;/li>
&lt;li>&lt;strong>Leukemia mieloblastik akut (LMA)&lt;/strong> — umum pada dewasa&lt;/li>
&lt;li>&lt;strong>Leukemia limfositik kronis (LLK)&lt;/strong> — pada lansia, progresi lambat&lt;/li>
&lt;li>&lt;strong>Leukemia mielositik kronis (LMK)&lt;/strong> — terkait kromosom Philadelphia&lt;/li>
&lt;/ol>
&lt;h2 id="gejala">Gejala&lt;/h2>
&lt;ul>
&lt;li>Kelelahan dan kelemahan akibat anemia&lt;/li>
&lt;li>Demam dan infeksi berulang akibat neutropenia&lt;/li>
&lt;li>Mudah memar dan perdarahan (mimisan, gusi berdarah) akibat trombositopenia&lt;/li>
&lt;li>Nyeri tulang dan sendi&lt;/li>
&lt;li>Pembesaran kelenjar getah bening, hati, dan limpa&lt;/li>
&lt;li>Penurunan berat badan&lt;/li>
&lt;/ul>
&lt;h2 id="diagnosis">Diagnosis&lt;/h2>
&lt;p>Hitungan darah lengkap (complete blood count), apusan darah tepi, aspirasi sumsum tulang (biopsi), dan imunofenotiping.&lt;/p></description></item><item><title>Lupus</title><link>https://kamus.sandboxradit.my.id/kata/l/lupus/</link><pubDate>Sat, 13 Jun 2026 19:48:59 +0800</pubDate><guid>https://kamus.sandboxradit.my.id/kata/l/lupus/</guid><description>&lt;h2 id="gejala">Gejala&lt;/h2>
&lt;ul>
&lt;li>Kelelahan kronis&lt;/li>
&lt;li>Nyeri dan bengkak sendi (artritis)&lt;/li>
&lt;li>Ruam kupu-kupu (malar rash) di pipi dan pangkal hidung&lt;/li>
&lt;li>Ruam diskoid (bercak merah bersisik)&lt;/li>
&lt;li>Fotosensitivitas (ruam memburuk dengan sinar matahari)&lt;/li>
&lt;li>Sariawan mulut&lt;/li>
&lt;li>Rambut rontok&lt;/li>
&lt;li>Demam tanpa sebab jelas&lt;/li>
&lt;li>Nyeri dada saat bernapas (pleuritis/perikarditis)&lt;/li>
&lt;/ul>
&lt;h2 id="sistem-organ-terkena">Sistem Organ Terkena&lt;/h2>
&lt;ul>
&lt;li>&lt;strong>Kulit dan sendi&lt;/strong> — paling sering&lt;/li>
&lt;li>&lt;strong>Ginjal&lt;/strong> — lupus nefritis (penyebab morbiditas utama)&lt;/li>
&lt;li>&lt;strong>Sistem saraf&lt;/strong> — kejang, psikosis&lt;/li>
&lt;li>&lt;strong>Darah&lt;/strong> — anemia, leukopenia, trombositopenia&lt;/li>
&lt;li>&lt;strong>Kardiovaskular&lt;/strong> — perikarditis, miokarditis&lt;/li>
&lt;/ul>
&lt;h2 id="diagnosis">Diagnosis&lt;/h2>
&lt;p>Kriteria ACR/EULAR: kombinasi gejala klinis dan laboratorium (ANA positif, anti-dsDNA, anti-Sm).&lt;/p></description></item><item><title>Malaria</title><link>https://kamus.sandboxradit.my.id/kata/m/malaria/</link><pubDate>Sat, 13 Jun 2026 19:48:59 +0800</pubDate><guid>https://kamus.sandboxradit.my.id/kata/m/malaria/</guid><description>&lt;h2 id="gejala">Gejala&lt;/h2>
&lt;ul>
&lt;li>Demam periodik yang khas: demam → menggigil → berkeringat, berulang setiap 48 jam (malaria tertiana) atau 72 jam (malaria quartana)&lt;/li>
&lt;li>Menggigil hebat&lt;/li>
&lt;li>Sakit kepala berat&lt;/li>
&lt;li>Mual dan muntah&lt;/li>
&lt;li>Nyeri otot dan sendi&lt;/li>
&lt;li>Anemia akibat penghancuran sel darah merah&lt;/li>
&lt;li>Splenomegali (pembesaran limpa)&lt;/li>
&lt;/ul>
&lt;h2 id="jenis-plasmodium">Jenis Plasmodium&lt;/h2>
&lt;ol>
&lt;li>&lt;strong>Plasmodium falciparum&lt;/strong> — paling ganas, penyebab malaria serebral&lt;/li>
&lt;li>&lt;strong>Plasmodium vivax dan ovale&lt;/strong> — dapat kambuh karena hipnozoit di hati&lt;/li>
&lt;li>&lt;strong>Plasmodium malariae&lt;/strong> — demam 72 jam, dapat menyebabkan sindrom nefrotik&lt;/li>
&lt;li>&lt;strong>Plasmodium knowlesi&lt;/strong> — zoonosis dari monyet, berkembang biak setiap 24 jam&lt;/li>
&lt;/ol>
&lt;h2 id="pencegahan">Pencegahan&lt;/h2>
&lt;ul>
&lt;li>Kelambu berinsektisida saat tidur&lt;/li>
&lt;li>Repelan nyamuk&lt;/li>
&lt;li>Obat profilaksis untuk wisatawan&lt;/li>
&lt;li>Pengendalian vektor: penyemprotan insektisida, drainase genangan air&lt;/li>
&lt;/ul>
&lt;h2 id="pengobatan">Pengobatan&lt;/h2>
&lt;ul>
&lt;li>Malaria falsiparum tanpa komplikasi: Artemisinin Combination Therapy (ACT)&lt;/li>
&lt;li>Malaria falsiparum berat: artesunat intravena&lt;/li>
&lt;li>Malaria vivax/ovale: klorokuin + primakuin (untuk membunuh hipnozoit)&lt;/li>
&lt;/ul></description></item><item><title>Migrain</title><link>https://kamus.sandboxradit.my.id/kata/m/migrain/</link><pubDate>Sat, 13 Jun 2026 19:48:59 +0800</pubDate><guid>https://kamus.sandboxradit.my.id/kata/m/migrain/</guid><description>&lt;h2 id="gejala">Gejala&lt;/h2>
&lt;ul>
&lt;li>Sakit kepala berdenyut, biasanya unilateral (satu sisi)&lt;/li>
&lt;li>Intensitas sedang hingga berat&lt;/li>
&lt;li>Berlangsung 4-72 jam (tanpa pengobatan)&lt;/li>
&lt;li>Memburuk dengan aktivitas fisik rutin&lt;/li>
&lt;li>Disertai mual, muntah&lt;/li>
&lt;li>Fotofobia (sensitivitas cahaya)&lt;/li>
&lt;li>Fonofobia (sensitivitas suara)&lt;/li>
&lt;/ul>
&lt;h2 id="migrain-dengan-aura">Migrain dengan Aura&lt;/h2>
&lt;p>Sekitar 25% penderita migrain mengalami aura — gejala neurologis fokal yang mendahului atau menyertai sakit kepala:&lt;/p>
&lt;ul>
&lt;li>Gangguan penglihatan (kilatan cahaya, bintik buta)&lt;/li>
&lt;li>Kesemutan di wajah atau tangan&lt;/li>
&lt;li>Gangguan bicara&lt;/li>
&lt;li>Aura berlangsung 5-60 menit&lt;/li>
&lt;/ul>
&lt;h2 id="faktor-pemicu">Faktor Pemicu&lt;/h2>
&lt;ul>
&lt;li>Stres dan kecemasan&lt;/li>
&lt;li>Perubahan hormonal (menstruasi)&lt;/li>
&lt;li>Kurang tidur atau tidur berlebihan&lt;/li>
&lt;li>Makanan tertentu (keju tua, cokelat, MSG, alkohol)&lt;/li>
&lt;li>Cuaca dan perubahan tekanan udara&lt;/li>
&lt;li>Layar komputer dan cahaya berkedip&lt;/li>
&lt;/ul>
&lt;h2 id="pengobatan">Pengobatan&lt;/h2>
&lt;p>&lt;strong>Akut&lt;/strong>: triptan (sumatriptan, rizatriptan), NSAID, antiemetik. &lt;strong>Profilaksis&lt;/strong>: beta-blocker, amitriptyline, topiramate, atau injeksi CGRP monoclonal antibody untuk kasus kronis.&lt;/p></description></item><item><title>Nefritis</title><link>https://kamus.sandboxradit.my.id/kata/n/nefritis/</link><pubDate>Sat, 13 Jun 2026 19:48:59 +0800</pubDate><guid>https://kamus.sandboxradit.my.id/kata/n/nefritis/</guid><description>&lt;h2 id="jenis">Jenis&lt;/h2>
&lt;ol>
&lt;li>&lt;strong>Glomerulonefritis&lt;/strong> — peradangan glomerulus, dapat pasca-infeksi (strep) atau autoimun&lt;/li>
&lt;li>&lt;strong>Nefritis interstisial&lt;/strong> — peradangan di antara tubulus ginjal, sering akibat obat (NSAID, antibiotik)&lt;/li>
&lt;li>&lt;strong>Nefritis lupus&lt;/strong> — komplikasi lupus pada ginjal&lt;/li>
&lt;li>&lt;strong>Pielonefritis&lt;/strong> — infeksi bakteri pada ginjal dan pelvis renalis&lt;/li>
&lt;/ol>
&lt;h2 id="gejala">Gejala&lt;/h2>
&lt;ul>
&lt;li>Urine berbusa (proteinuria)&lt;/li>
&lt;li>Urine berwarna merah atau coklat (hematuria)&lt;/li>
&lt;li>Bengkak di kaki, pergelangan kaki, dan sekitar mata (edema)&lt;/li>
&lt;li>Tekanan darah tinggi&lt;/li>
&lt;li>Penurunan jumlah urine&lt;/li>
&lt;li>Nyeri pinggang&lt;/li>
&lt;li>Kelelahan&lt;/li>
&lt;/ul>
&lt;h2 id="diagnosis">Diagnosis&lt;/h2>
&lt;p>Urinalisis, pemeriksaan fungsi ginjal (kreatinin, BUN), USG ginjal, biopsi ginjal.&lt;/p></description></item><item><title>Neuralgia</title><link>https://kamus.sandboxradit.my.id/kata/n/neuralgia/</link><pubDate>Sat, 13 Jun 2026 19:48:59 +0800</pubDate><guid>https://kamus.sandboxradit.my.id/kata/n/neuralgia/</guid><description>&lt;h2 id="jenis">Jenis&lt;/h2>
&lt;ol>
&lt;li>&lt;strong>Neuralgia trigeminal&lt;/strong> — nyeri hebat di wajah, di area saraf trigeminal&lt;/li>
&lt;li>&lt;strong>Neuralgia post-herpetik&lt;/strong> — nyeri setelah herpes zoster (cacar ular)&lt;/li>
&lt;li>&lt;strong>Neuropati diabetik&lt;/strong> — nyeri saraf akibat diabetes&lt;/li>
&lt;li>&lt;strong>Neuralgia oksipital&lt;/strong> — nyeri di belakang kepala dan leher atas&lt;/li>
&lt;/ol>
&lt;h2 id="gejala">Gejala&lt;/h2>
&lt;ul>
&lt;li>Nyeri tajam, seperti ditusuk, terbakar, atau tersetrum&lt;/li>
&lt;li>Nyeri dapat dipicu oleh stimulus ringan: sentuhan, angin, makan, bicara&lt;/li>
&lt;li>Nyeri episodik atau terus-menerus&lt;/li>
&lt;li>Area pemicu (trigger zone) tertentu&lt;/li>
&lt;/ul>
&lt;h2 id="pengobatan">Pengobatan&lt;/h2>
&lt;p>Obat antineuralgik: karbamazepin (pilihan utama neuralgia trigeminal), gabapentin, pregabalin, amitriptyline. Pada kasus refrakter: blok saraf, radiofrekuensi ablasi, atau dekompresi bedah.&lt;/p></description></item><item><title>Obesitas</title><link>https://kamus.sandboxradit.my.id/kata/o/obesitas/</link><pubDate>Sat, 13 Jun 2026 19:48:59 +0800</pubDate><guid>https://kamus.sandboxradit.my.id/kata/o/obesitas/</guid><description>&lt;h2 id="klasifikasi-standar-asia">Klasifikasi (Standar Asia)&lt;/h2>
&lt;table>
 &lt;thead>
 &lt;tr>
 &lt;th>Kategori&lt;/th>
 &lt;th>IMT (kg/m²)&lt;/th>
 &lt;/tr>
 &lt;/thead>
 &lt;tbody>
 &lt;tr>
 &lt;td>Kurus&lt;/td>
 &lt;td>&amp;lt;18.5&lt;/td>
 &lt;/tr>
 &lt;tr>
 &lt;td>Normal&lt;/td>
 &lt;td>18.5-22.9&lt;/td>
 &lt;/tr>
 &lt;tr>
 &lt;td>Overweight&lt;/td>
 &lt;td>23-24.9&lt;/td>
 &lt;/tr>
 &lt;tr>
 &lt;td>Obesitas I&lt;/td>
 &lt;td>25-29.9&lt;/td>
 &lt;/tr>
 &lt;tr>
 &lt;td>Obesitas II&lt;/td>
 &lt;td>≥30&lt;/td>
 &lt;/tr>
 &lt;/tbody>
&lt;/table>
&lt;h2 id="komplikasi-kesehatan">Komplikasi Kesehatan&lt;/h2>
&lt;ul>
&lt;li>&lt;strong>Kardiovaskular&lt;/strong> — hipertensi, PJK, stroke&lt;/li>
&lt;li>&lt;strong>Metabolik&lt;/strong> — diabetes tipe 2, dislipidemia&lt;/li>
&lt;li>&lt;strong>Respirasi&lt;/strong> — sleep apnea, PPOM&lt;/li>
&lt;li>&lt;strong>Muskuloskeletal&lt;/strong> — osteoartritis&lt;/li>
&lt;li>&lt;strong>Reproduksi&lt;/strong> — infertilitas, PCOS&lt;/li>
&lt;li>&lt;strong>Psikologis&lt;/strong> — depresi, stigma sosial&lt;/li>
&lt;li>&lt;strong>Kanker&lt;/strong> — risiko beberapa jenis kanker meningkat&lt;/li>
&lt;/ul>
&lt;h2 id="penanganan">Penanganan&lt;/h2>
&lt;ul>
&lt;li>Modifikasi gaya hidup: diet defisit kalori + olahraga&lt;/li>
&lt;li>Terapi farmakologi: orlistat, agonis GLP-1 (semaglutide)&lt;/li>
&lt;li>Bedah bariatrik (untuk obesitas berat): gastric sleeve, gastric bypass&lt;/li>
&lt;/ul></description></item><item><title>Osteoporosis</title><link>https://kamus.sandboxradit.my.id/kata/o/osteoporosis/</link><pubDate>Sat, 13 Jun 2026 19:48:59 +0800</pubDate><guid>https://kamus.sandboxradit.my.id/kata/o/osteoporosis/</guid><description>&lt;h2 id="gejala">Gejala&lt;/h2>
&lt;ul>
&lt;li>Tidak ada gejala pada tahap awal&lt;/li>
&lt;li>Nyeri punggung akibat fraktur kompresi vertebra&lt;/li>
&lt;li>Penurunan tinggi badan (membungkuk/kyphosis)&lt;/li>
&lt;li>Fraktur (patah tulang) akibat benturan ringan — terutama di pergelangan tangan, pinggul, dan tulang belakang&lt;/li>
&lt;/ul>
&lt;h2 id="faktor-risiko">Faktor Risiko&lt;/h2>
&lt;ul>
&lt;li>Usia lanjut (&amp;gt;65 tahun)&lt;/li>
&lt;li>Wanita pascamenopause (penurunan estrogen)&lt;/li>
&lt;li>Indeks Massa Tubuh rendah&lt;/li>
&lt;li>Riwayat keluarga&lt;/li>
&lt;li>Defisiensi kalsium dan vitamin D&lt;/li>
&lt;li>Merokok dan konsumsi alkohol&lt;/li>
&lt;li>Penggunaan kortikosteroid jangka panjang&lt;/li>
&lt;/ul>
&lt;h2 id="diagnosis">Diagnosis&lt;/h2>
&lt;p>Bone Mineral Density (BMD) dengan DXA scan. Hasil dinyatakan sebagai T-score: normal (&amp;gt;-1), osteopenia (-1 s.d -2.5), osteoporosis (&amp;lt;-2.5).&lt;/p></description></item><item><title>Pankreatitis</title><link>https://kamus.sandboxradit.my.id/kata/p/pankreatitis/</link><pubDate>Sat, 13 Jun 2026 19:48:59 +0800</pubDate><guid>https://kamus.sandboxradit.my.id/kata/p/pankreatitis/</guid><description>&lt;h2 id="gejala">Gejala&lt;/h2>
&lt;ul>
&lt;li>Nyeri perut atas hebat yang menjalar ke punggung&lt;/li>
&lt;li>Nyeri memburuk setelah makan, terutama makanan berlemak&lt;/li>
&lt;li>Mual dan muntah&lt;/li>
&lt;li>Perut kembung dan nyeri tekan&lt;/li>
&lt;li>Demam dan denyut nadi cepat&lt;/li>
&lt;/ul>
&lt;h2 id="penyebab">Penyebab&lt;/h2>
&lt;table>
 &lt;thead>
 &lt;tr>
 &lt;th>Penyebab&lt;/th>
 &lt;th>Keterangan&lt;/th>
 &lt;/tr>
 &lt;/thead>
 &lt;tbody>
 &lt;tr>
 &lt;td>Batu empedu&lt;/td>
 &lt;td>Penyebab tersering (40% kasus)&lt;/td>
 &lt;/tr>
 &lt;tr>
 &lt;td>Alkohol&lt;/td>
 &lt;td>Penyebab kedua tersering&lt;/td>
 &lt;/tr>
 &lt;tr>
 &lt;td>Trigliserida tinggi&lt;/td>
 &lt;td>&amp;gt;1000 mg/dL&lt;/td>
 &lt;/tr>
 &lt;tr>
 &lt;td>Obat-obatan&lt;/td>
 &lt;td>Azathioprine, thiazide, valproic acid&lt;/td>
 &lt;/tr>
 &lt;tr>
 &lt;td>Trauma abdomen&lt;/td>
 &lt;td>Cedera pankreas&lt;/td>
 &lt;/tr>
 &lt;/tbody>
&lt;/table>
&lt;h2 id="komplikasi">Komplikasi&lt;/h2>
&lt;ul>
&lt;li>Nekrosis pankreas dan infeksi&lt;/li>
&lt;li>Pseudokista pankreas&lt;/li>
&lt;li>Gagal multiorgan (syok, gagal napas, gagal ginjal)&lt;/li>
&lt;li>Pankreatitis kronis → insufisiensi pankreas eksokrin dan endokrin&lt;/li>
&lt;/ul>
&lt;h2 id="pengobatan">Pengobatan&lt;/h2>
&lt;p>Puasa (bowel rest), rehidrasi cairan intravena agresif, manajemen nyeri, koreksi elektrolit. Pada kasus berat, perawatan ICU, nutrisi enteral, antibiotik jika infeksi, dan intervensi endoskopi/bedah untuk nekrosis.&lt;/p></description></item><item><title>Pneumonia</title><link>https://kamus.sandboxradit.my.id/kata/p/pneumonia/</link><pubDate>Sat, 13 Jun 2026 19:48:59 +0800</pubDate><guid>https://kamus.sandboxradit.my.id/kata/p/pneumonia/</guid><description>&lt;h2 id="gejala">Gejala&lt;/h2>
&lt;ul>
&lt;li>Batuk berdahak (dahak bisa berwarna hijau, kuning, atau berdarah)&lt;/li>
&lt;li>Demam tinggi, menggigil&lt;/li>
&lt;li>Sesak napas dan napas cepat (takipnea)&lt;/li>
&lt;li>Nyeri dada saat bernapas atau batuk&lt;/li>
&lt;li>Kelelahan dan nyeri otot&lt;/li>
&lt;li>Mual, muntah, diare (terutama pada anak)&lt;/li>
&lt;/ul>
&lt;h2 id="klasifikasi">Klasifikasi&lt;/h2>
&lt;ol>
&lt;li>&lt;strong>Community-Acquired Pneumonia (CAP)&lt;/strong> — didapat di masyarakat&lt;/li>
&lt;li>&lt;strong>Hospital-Acquired Pneumonia (HAP)&lt;/strong> — didapat di rumah sakit setelah ≥48 jam rawat&lt;/li>
&lt;li>&lt;strong>Ventilator-Associated Pneumonia (VAP)&lt;/strong> — terkait pemakaian ventilator&lt;/li>
&lt;li>&lt;strong>Aspiration Pneumonia&lt;/strong> — akibat aspirasi isi lambung atau benda asing&lt;/li>
&lt;/ol>
&lt;h2 id="faktor-risiko">Faktor Risiko&lt;/h2>
&lt;ul>
&lt;li>Usia ekstrem (balita dan lansia)&lt;/li>
&lt;li>Merokok&lt;/li>
&lt;li>Penyakit kronis (diabetes, PPOK, gagal jantung)&lt;/li>
&lt;li>Imunokompromis (HIV, kemoterapi)&lt;/li>
&lt;li>Pasca operasi&lt;/li>
&lt;/ul>
&lt;h2 id="pencegahan">Pencegahan&lt;/h2>
&lt;p>Vaksinasi pneumokokus (PCV13/PPSV23) dan influenza, cuci tangan, berhenti merokok.&lt;/p></description></item><item><title>Polio</title><link>https://kamus.sandboxradit.my.id/kata/p/polio/</link><pubDate>Sat, 13 Jun 2026 19:48:59 +0800</pubDate><guid>https://kamus.sandboxradit.my.id/kata/p/polio/</guid><description>&lt;h2 id="gejala">Gejala&lt;/h2>
&lt;p>Sebagian besar infeksi polio (≈90%) tidak bergejala. Pada kasus simptomatik:&lt;/p>
&lt;ol>
&lt;li>&lt;strong>Polio abortif&lt;/strong> (≈5%): demam, sakit tenggorokan, mual, nyeri perut — sembuh sendiri&lt;/li>
&lt;li>&lt;strong>Polio non-paralisis&lt;/strong> (≈1%): meningitis aseptik, nyeri otot&lt;/li>
&lt;li>&lt;strong>Polio paralisis&lt;/strong> (&amp;lt;1%): kelumpuhan lembek akut (flaccid paralysis), terutama di tungkai&lt;/li>
&lt;/ol>
&lt;h2 id="jenis-vaksin-polio">Jenis Vaksin Polio&lt;/h2>
&lt;ol>
&lt;li>&lt;strong>OPV (Oral Polio Vaccine)&lt;/strong> — vaksin oral berisi virus hidup yang dilemahkan, diberikan secara oral&lt;/li>
&lt;li>&lt;strong>IPV (Inactivated Polio Vaccine)&lt;/strong> — vaksin suntik berisi virus yang dimatikan&lt;/li>
&lt;/ol>
&lt;h2 id="pencegahan">Pencegahan&lt;/h2>
&lt;p>Imunisasi polio lengkap pada anak (OPV + IPV sesuai jadwal imunisasi nasional). Indonesia telah dinyatakan bebas polio oleh WHO, namun kewaspadaan tetap penting karena risiko importasi kasus.&lt;/p></description></item><item><title>Quinsy</title><link>https://kamus.sandboxradit.my.id/kata/q/quinsy/</link><pubDate>Sat, 13 Jun 2026 19:48:59 +0800</pubDate><guid>https://kamus.sandboxradit.my.id/kata/q/quinsy/</guid><description>&lt;h2 id="gejala">Gejala&lt;/h2>
&lt;ul>
&lt;li>Nyeri tenggorokan hebat, biasanya pada satu sisi&lt;/li>
&lt;li>Kesulitan menelan (disfagia)&lt;/li>
&lt;li>Suara berubah (hot potato voice)&lt;/li>
&lt;li>Trismus (kesulitan membuka mulut)&lt;/li>
&lt;li>Demam tinggi dan menggigil&lt;/li>
&lt;li>Air liur menetes (drooling)&lt;/li>
&lt;/ul>
&lt;h2 id="diagnosis">Diagnosis&lt;/h2>
&lt;p>Pemeriksaan fisik menunjukkan tonsil membengkak dengan uvula terdorong ke sisi berlawanan. CT scan atau USG intraoral dapat mengonfirmasi adanya abses.&lt;/p>
&lt;h2 id="pengobatan">Pengobatan&lt;/h2>
&lt;p>Drainase abses (aspirasi jarum atau insisi drainase), antibiotik intravena (penisilin atau klindamisin), analgesik, dan hidrasi. Tonsilektomi dapat dipertimbangkan pada kasus rekuren.&lt;/p></description></item><item><title>Rabies</title><link>https://kamus.sandboxradit.my.id/kata/r/rabies/</link><pubDate>Sat, 13 Jun 2026 19:48:59 +0800</pubDate><guid>https://kamus.sandboxradit.my.id/kata/r/rabies/</guid><description>&lt;h2 id="gejala">Gejala&lt;/h2>
&lt;p>&lt;strong>Fase prodromal (2-10 hari):&lt;/strong>&lt;/p>
&lt;ul>
&lt;li>Demam, sakit kepala, kelelahan&lt;/li>
&lt;li>Rasa nyeri atau kesemutan di lokasi gigitan&lt;/li>
&lt;/ul>
&lt;p>&lt;strong>Fase eksitasi/ensefalitis:&lt;/strong>&lt;/p>
&lt;ul>
&lt;li>Hidrofobia (takut air) — spasme otot faring saat melihat/mendengar air&lt;/li>
&lt;li>Aerofobia (takut angin)&lt;/li>
&lt;li>Agitasi, cemas, halusinasi&lt;/li>
&lt;li>Hipersalivasi (air liur berlebih)&lt;/li>
&lt;li>Kejang dan paralisis&lt;/li>
&lt;/ul>
&lt;p>&lt;strong>Fase paralitik:&lt;/strong>&lt;/p>
&lt;ul>
&lt;li>Kelumpuhan progresif&lt;/li>
&lt;li>Koma → kematian akibat gagal napas&lt;/li>
&lt;/ul>
&lt;h2 id="penularan">Penularan&lt;/h2>
&lt;p>Gigitan hewan terinfeksi (anjing 98% kasus di Indonesia). Masa inkubasi 2 minggu-6 bulan (rata-rata 1-3 bulan).&lt;/p>
&lt;h2 id="pencegahan-pasca-paparan">Pencegahan Pasca-Paparan&lt;/h2>
&lt;p>Cuci luka dengan sabun dan air mengalir 15 menit, berikan antiseptik. Segera ke fasilitas kesehatan untuk vaksinasi anti-rabies (VAR) dan serum anti-rabies (SAR).&lt;/p></description></item><item><title>Rematik</title><link>https://kamus.sandboxradit.my.id/kata/r/rematik/</link><pubDate>Sat, 13 Jun 2026 19:48:59 +0800</pubDate><guid>https://kamus.sandboxradit.my.id/kata/r/rematik/</guid><description>&lt;h2 id="gejala">Gejala&lt;/h2>
&lt;ul>
&lt;li>Nyeri, kekakuan, dan bengkak pada sendi&lt;/li>
&lt;li>Kaku pagi hari yang berlangsung &amp;gt;30 menit&lt;/li>
&lt;li>Nyeri simetris (kedua sisi tubuh)&lt;/li>
&lt;li>Kelelahan, demam ringan, malaise&lt;/li>
&lt;li>Kehilangan fungsi sendi seiring waktu&lt;/li>
&lt;/ul>
&lt;h2 id="jenis-utama">Jenis Utama&lt;/h2>
&lt;ol>
&lt;li>&lt;strong>Rheumatoid Arthritis&lt;/strong> — autoimun, peradangan sendi simetris, dapat menyebabkan deformitas sendi&lt;/li>
&lt;li>&lt;strong>Osteoartritis&lt;/strong> — degeneratif, terkait usia dan keausan sendi&lt;/li>
&lt;li>&lt;strong>Gout (Asam Urat)&lt;/strong> — kristal urat di sendi, nyeri hebat mendadak&lt;/li>
&lt;li>&lt;strong>Spondilitis Ankilosa&lt;/strong> — peradangan tulang belakang&lt;/li>
&lt;li>&lt;strong>Lupus eritematosus sistemik&lt;/strong> — autoimun multisistem&lt;/li>
&lt;/ol>
&lt;h2 id="diagnosis">Diagnosis&lt;/h2>
&lt;p>Pemeriksaan klinis, faktor reumatoid (RF), anti-CCP, LED/CRP, urat darah, foto rontgen.&lt;/p></description></item><item><title>Rinitis</title><link>https://kamus.sandboxradit.my.id/kata/r/rinitis/</link><pubDate>Sat, 13 Jun 2026 19:48:59 +0800</pubDate><guid>https://kamus.sandboxradit.my.id/kata/r/rinitis/</guid><description>&lt;h2 id="jenis">Jenis&lt;/h2>
&lt;ol>
&lt;li>&lt;strong>Rinitis alergi&lt;/strong> — dipicu alergen: serbuk sari, debu rumah, tungau, bulu hewan&lt;/li>
&lt;li>&lt;strong>Rinitis non-alergi&lt;/strong> — dipicu iritan: asap rokok, parfum, perubahan cuaca, makanan pedas&lt;/li>
&lt;li>&lt;strong>Rinitis infeksius&lt;/strong> — akibat infeksi virus (pilek biasa)&lt;/li>
&lt;li>&lt;strong>Rinitis vasomotor&lt;/strong> — dipicu suhu, kelembaban, atau perubahan hormonal&lt;/li>
&lt;/ol>
&lt;h2 id="gejala">Gejala&lt;/h2>
&lt;ul>
&lt;li>Bersin-bersin, terutama pagi hari&lt;/li>
&lt;li>Hidung tersumbat atau pilek encer (rinore)&lt;/li>
&lt;li>Gatal pada hidung, mata, dan langit-langit mulut&lt;/li>
&lt;li>Mata berair dan merah&lt;/li>
&lt;li>Postnasal drip (lendir mengalir ke tenggorokan)&lt;/li>
&lt;/ul>
&lt;h2 id="penanganan">Penanganan&lt;/h2>
&lt;p>Antihistamin oral (cetirizine, loratadine), kortikosteroid intranasal (fluticasone), dekongestan, imunoterapi (shots atau sublingual) untuk alergi persisten. Hindari pemicu.&lt;/p></description></item><item><title>Sinusitis</title><link>https://kamus.sandboxradit.my.id/kata/s/sinusitis/</link><pubDate>Sat, 13 Jun 2026 19:48:59 +0800</pubDate><guid>https://kamus.sandboxradit.my.id/kata/s/sinusitis/</guid><description>&lt;h2 id="gejala">Gejala&lt;/h2>
&lt;ul>
&lt;li>Nyeri atau tekanan di wajah (dahi, pipi, antara mata)&lt;/li>
&lt;li>Hidung tersumbat dan pilek&lt;/li>
&lt;li>Lendir kental berwarna kuning atau hijau dari hidung atau mengalir ke tenggorokan (postnasal drip)&lt;/li>
&lt;li>Nyeri kepala&lt;/li>
&lt;li>Sakit gigi rahang atas&lt;/li>
&lt;li>Demam dan kelelahan&lt;/li>
&lt;li>Penurunan indra penciuman&lt;/li>
&lt;/ul>
&lt;h2 id="jenis">Jenis&lt;/h2>
&lt;ol>
&lt;li>&lt;strong>Sinusitis akut&lt;/strong> — gejala &amp;lt;4 minggu, biasanya pasca infeksi saluran napas atas&lt;/li>
&lt;li>&lt;strong>Sinusitis subakut&lt;/strong> — gejala 4-12 minggu&lt;/li>
&lt;li>&lt;strong>Sinusitis kronis&lt;/strong> — gejala ≥12 minggu, sering dengan polip hidung&lt;/li>
&lt;li>&lt;strong>Sinusitis rekuren&lt;/strong> — ≥4 episode akut per tahun&lt;/li>
&lt;/ol>
&lt;h2 id="pengobatan">Pengobatan&lt;/h2>
&lt;ul>
&lt;li>Irigasi hidung dengan NaCl fisiologis&lt;/li>
&lt;li>Dekongestan topikal (maksimal 3 hari) atau oral&lt;/li>
&lt;li>Kortikosteroid intranasal (fluticasone, mometasone)&lt;/li>
&lt;li>Antibiotik hanya jika terbukti infeksi bakteri (amoksisilin-klavulanat 10-14 hari)&lt;/li>
&lt;li>Operasi FESS (Functional Endoscopic Sinus Surgery) untuk sinusitis kronis refrakter&lt;/li>
&lt;/ul></description></item><item><title>Skabies</title><link>https://kamus.sandboxradit.my.id/kata/s/skabies/</link><pubDate>Sat, 13 Jun 2026 19:48:59 +0800</pubDate><guid>https://kamus.sandboxradit.my.id/kata/s/skabies/</guid><description>&lt;h2 id="gejala">Gejala&lt;/h2>
&lt;ul>
&lt;li>Gatal hebat, terutama pada malam hari (pruritus nokturnal)&lt;/li>
&lt;li>Ruam kulit berupa papul, vesikel, dan terowongan (burrow) tipis keabu-abuan&lt;/li>
&lt;li>Lokasi predileksi: sela-sela jari tangan, pergelangan tangan, siku, ketiak, pinggang, genitalia, dan bokong&lt;/li>
&lt;li>Pada bayi: dapat menyerang wajah, kepala, telapak tangan dan kaki&lt;/li>
&lt;/ul>
&lt;h2 id="penularan">Penularan&lt;/h2>
&lt;ul>
&lt;li>Kontak kulit langsung dan lama (termasuk kontak seksual)&lt;/li>
&lt;li>Berbagi pakaian, handuk, dan tempat tidur dengan penderita&lt;/li>
&lt;li>Tungau betina menggali terowongan di kulit dan bertelur (2-3 telur/hari)&lt;/li>
&lt;/ul>
&lt;h2 id="diagnosis">Diagnosis&lt;/h2>
&lt;p>Umumnya klinis berdasarkan anamnesis dan pemeriksaan fisik. Dapat dikonfirmasi dengan menemukan tungau, telur, atau skibala pada kerokan kulit (skin scraping) yang diperiksa di mikroskop.&lt;/p></description></item><item><title>Stroke</title><link>https://kamus.sandboxradit.my.id/kata/s/stroke/</link><pubDate>Sat, 13 Jun 2026 19:48:59 +0800</pubDate><guid>https://kamus.sandboxradit.my.id/kata/s/stroke/</guid><description>&lt;h2 id="jenis">Jenis&lt;/h2>
&lt;ol>
&lt;li>&lt;strong>Stroke iskemik&lt;/strong> (87% kasus) — penyumbatan pembuluh darah otak oleh trombus atau embolus&lt;/li>
&lt;li>&lt;strong>Stroke hemoragik&lt;/strong> (13% kasus) — perdarahan intraserebral atau subarachnoid akibat pecahnya pembuluh darah&lt;/li>
&lt;/ol>
&lt;h2 id="gejala-fast">Gejala (FAST)&lt;/h2>
&lt;ul>
&lt;li>&lt;strong>F&lt;/strong>ace (wajah) — wajah tidak simetris, sudut mulut tertarik ke satu sisi&lt;/li>
&lt;li>&lt;strong>A&lt;/strong>rm (lengan) — kelemahan satu lengan, tidak bisa mengangkat kedua lengan&lt;/li>
&lt;li>&lt;strong>S&lt;/strong>peech (bicara) — bicara pelo/kacau, tidak bisa bicara, sulit memahami&lt;/li>
&lt;li>&lt;strong>T&lt;/strong>ime (waktu) — segera ke IGD! Waktu adalah otak&lt;/li>
&lt;/ul>
&lt;h2 id="faktor-risiko">Faktor Risiko&lt;/h2>
&lt;ul>
&lt;li>Hipertensi (faktor risiko utama)&lt;/li>
&lt;li>Diabetes melitus&lt;/li>
&lt;li>Kolesterol tinggi&lt;/li>
&lt;li>Merokok&lt;/li>
&lt;li>Obesitas&lt;/li>
&lt;li>Fibrilasi atrium&lt;/li>
&lt;li>Usia lanjut&lt;/li>
&lt;/ul>
&lt;h2 id="penanganan-akut">Penanganan Akut&lt;/h2>
&lt;p>Stroke iskemik: trombolisis IV (alteplase) dalam 4,5 jam, atau trombektomi mekanik dalam 6-24 jam. Stroke hemoragik: kontrol tekanan darah, kraniotomi evakuasi hematom jika diperlukan.&lt;/p></description></item><item><title>Tetanus</title><link>https://kamus.sandboxradit.my.id/kata/t/tetanus/</link><pubDate>Sat, 13 Jun 2026 19:48:59 +0800</pubDate><guid>https://kamus.sandboxradit.my.id/kata/t/tetanus/</guid><description>&lt;h2 id="gejala">Gejala&lt;/h2>
&lt;ul>
&lt;li>Trismus (kejang otot rahang, mulut sulit dibuka) — gejala awal yang khas&lt;/li>
&lt;li>Risus sardonicus (senyum sinis akibat kejang otot wajah)&lt;/li>
&lt;li>Kekakuan otot leher, punggung, dan perut&lt;/li>
&lt;li>Opistotonus (kejang melengkung ke belakang)&lt;/li>
&lt;li>Kejang umum yang dipicu oleh rangsangan ringan (suara, sentuhan, cahaya)&lt;/li>
&lt;li>Kesulitan menelan dan bernapas&lt;/li>
&lt;/ul>
&lt;h2 id="klasifikasi">Klasifikasi&lt;/h2>
&lt;ol>
&lt;li>&lt;strong>Tetanus generalisata&lt;/strong> — bentuk paling umum, kejang seluruh tubuh&lt;/li>
&lt;li>&lt;strong>Tetanus lokal&lt;/strong> — hanya mengenai otot di dekat luka&lt;/li>
&lt;li>&lt;strong>Tetanus sefalik&lt;/strong> — mengenai saraf kranial, jarang namun fatal&lt;/li>
&lt;li>&lt;strong>Tetanus neonatorum&lt;/strong> — pada bayi baru lahir akibat pemotongan tali pusat tidak steril&lt;/li>
&lt;/ol>
&lt;h2 id="pencegahan">Pencegahan&lt;/h2>
&lt;ul>
&lt;li>Vaksinasi DPT/DT/Td sesuai jadwal imunisasi&lt;/li>
&lt;li>Pembersihan luka yang baik&lt;/li>
&lt;li>Pemberian ATS (Anti Tetanus Serum) pada luka berisiko tinggi&lt;/li>
&lt;/ul>
&lt;h2 id="pengobatan">Pengobatan&lt;/h2>
&lt;ul>
&lt;li>ATS/IG (imunoglobulin tetanus) intravena&lt;/li>
&lt;li>Antibiotik (metronidazol)&lt;/li>
&lt;li>Sedasi dan relaksan otot (diazepam)&lt;/li>
&lt;li>Perawatan luka (debridemen)&lt;/li>
&lt;li>Dukungan ventilasi jika terjadi spasme laring/kejang berat&lt;/li>
&lt;/ul></description></item><item><title>Tifus</title><link>https://kamus.sandboxradit.my.id/kata/t/tifus/</link><pubDate>Sat, 13 Jun 2026 19:48:59 +0800</pubDate><guid>https://kamus.sandboxradit.my.id/kata/t/tifus/</guid><description>&lt;h2 id="gejala">Gejala&lt;/h2>
&lt;ul>
&lt;li>Demam tinggi progresif (step ladder pattern) selama 1-3 minggu&lt;/li>
&lt;li>Sakit kepala berat&lt;/li>
&lt;li>Nyeri perut dan konstipasi atau diare&lt;/li>
&lt;li>Mual, muntah, penurunan nafsu makan&lt;/li>
&lt;li>Ruam roseola (bintik merah muda di dada dan perut)&lt;/li>
&lt;li>Bradikardia relatif (denyut nadi tidak secepat kenaikan suhu)&lt;/li>
&lt;li>Hepatosplenomegali&lt;/li>
&lt;/ul>
&lt;h2 id="penularan">Penularan&lt;/h2>
&lt;p>Melalui makanan dan minuman yang terkontaminasi feses atau urin penderita/tifoid carrier. Transmisi fekal-oral: tangan kotor, air tidak matang, jajanan sembarangan.&lt;/p>
&lt;h2 id="komplikasi">Komplikasi&lt;/h2>
&lt;ul>
&lt;li>Perdarahan saluran cerna&lt;/li>
&lt;li>Perforasi usus (kedaruratan bedah)&lt;/li>
&lt;li>Ensefalopati tifoid&lt;/li>
&lt;li>Syok septik&lt;/li>
&lt;/ul>
&lt;h2 id="pencegahan">Pencegahan&lt;/h2>
&lt;ul>
&lt;li>Vaksinasi tifoid (injeksi Vi polisakarida atau oral Ty21a)&lt;/li>
&lt;li>Cuci tangan sebelum makan&lt;/li>
&lt;li>Konsumsi air matang dan makanan bersih&lt;/li>
&lt;li>Sanitasi lingkungan yang baik&lt;/li>
&lt;/ul>
&lt;h2 id="pengobatan">Pengobatan&lt;/h2>
&lt;p>Antibiotik: kloramfenikol, seftriakson, atau azitromisin. Pada kasus berat, deksametason dan perawatan ICU. Perforasi usus memerlukan laparotomi darurat.&lt;/p></description></item><item><title>Tuberkulosis</title><link>https://kamus.sandboxradit.my.id/kata/t/tuberkulosis/</link><pubDate>Sat, 13 Jun 2026 19:48:59 +0800</pubDate><guid>https://kamus.sandboxradit.my.id/kata/t/tuberkulosis/</guid><description>&lt;h2 id="gejala">Gejala&lt;/h2>
&lt;ul>
&lt;li>Batuk persisten ≥3 minggu (gejala utama)&lt;/li>
&lt;li>Batuk berdahak, kadang disertai darah (hemoptisis)&lt;/li>
&lt;li>Demam hilang timbul (subfebris)&lt;/li>
&lt;li>Keringat malam (night sweats)&lt;/li>
&lt;li>Penurunan berat badan dan nafsu makan&lt;/li>
&lt;li>Kelelahan dan malaise&lt;/li>
&lt;li>Nyeri dada saat bernapas&lt;/li>
&lt;/ul>
&lt;h2 id="klasifikasi">Klasifikasi&lt;/h2>
&lt;ol>
&lt;li>&lt;strong>TB paru&lt;/strong> — mengenai parenkim paru-paru&lt;/li>
&lt;li>&lt;strong>TB ekstraparu&lt;/strong> — mengenai organ lain (kelenjar, tulang, selaput otak, usus)&lt;/li>
&lt;li>&lt;strong>TB sensitif obat&lt;/strong> — M. tuberculosis sensitif terhadap obat lini pertama&lt;/li>
&lt;li>&lt;strong>TB resisten obat (MDR-TB)&lt;/strong> — resisten terhadap rifampisin dan isoniazid&lt;/li>
&lt;/ol>
&lt;h2 id="diagnosis">Diagnosis&lt;/h2>
&lt;p>Pemeriksaan dahak mikroskopis (BTA), GeneXpert MTB/RIF, kultur TB, foto toraks, uji tuberkulin (Mantoux).&lt;/p></description></item><item><title>Urolitiasis</title><link>https://kamus.sandboxradit.my.id/kata/u/urolitiasis/</link><pubDate>Sat, 13 Jun 2026 19:48:59 +0800</pubDate><guid>https://kamus.sandboxradit.my.id/kata/u/urolitiasis/</guid><description>&lt;h2 id="gejala">Gejala&lt;/h2>
&lt;ul>
&lt;li>Nyeri kolik hebat di pinggang yang menjalar ke perut dan selangkangan&lt;/li>
&lt;li>Nyeri datang gelombang dengan intensitas fluktuatif&lt;/li>
&lt;li>Mual dan muntah&lt;/li>
&lt;li>Hematuria (darah dalam urine)&lt;/li>
&lt;li>Disuria (nyeri saat buang air kecil)&lt;/li>
&lt;li>Sering buang air kecil&lt;/li>
&lt;li>Demam jika disertai infeksi (urosepsis)&lt;/li>
&lt;/ul>
&lt;h2 id="faktor-risiko">Faktor Risiko&lt;/h2>
&lt;ul>
&lt;li>Asupan cairan kurang&lt;/li>
&lt;li>Diet tinggi protein hewani, garam, dan oksalat&lt;/li>
&lt;li>Obesitas&lt;/li>
&lt;li>Hiperparatiroidisme&lt;/li>
&lt;li>Infeksi saluran kemih berulang&lt;/li>
&lt;li>Riwayat keluarga&lt;/li>
&lt;/ul>
&lt;h2 id="diagnosis">Diagnosis&lt;/h2>
&lt;p>CT scan non-kontras (baku emas), USG ginjal, urinalisis, analisis kimia batu.&lt;/p></description></item><item><title>Urtikaria</title><link>https://kamus.sandboxradit.my.id/kata/u/urtikaria/</link><pubDate>Sat, 13 Jun 2026 19:48:59 +0800</pubDate><guid>https://kamus.sandboxradit.my.id/kata/u/urtikaria/</guid><description>&lt;h2 id="gejala">Gejala&lt;/h2>
&lt;ul>
&lt;li>Bentol-bentol merah (wheal) yang menonjol di permukaan kulit&lt;/li>
&lt;li>Gatal hebat (pruritus)&lt;/li>
&lt;li>Bentol dapat bergabung membentuk area yang lebih luas&lt;/li>
&lt;li>Setiap bentol biasanya hilang dalam &amp;lt;24 jam&lt;/li>
&lt;li>Dapat disertai angioedema: bengkak di bibir, kelopak mata, dan lidah&lt;/li>
&lt;/ul>
&lt;h2 id="jenis">Jenis&lt;/h2>
&lt;ol>
&lt;li>&lt;strong>Urtikaria akut&lt;/strong> — &amp;lt;6 minggu, sering terkait alergi makanan, obat, atau infeksi&lt;/li>
&lt;li>&lt;strong>Urtikaria kronis&lt;/strong> — ≥6 minggu, sering idiopatik (tidak diketahui penyebabnya)&lt;/li>
&lt;li>&lt;strong>Urtikaria fisik&lt;/strong> — dipicu oleh tekanan, dingin, panas, sinar matahari, atau olahraga&lt;/li>
&lt;/ol>
&lt;h2 id="pemicu-umum">Pemicu Umum&lt;/h2>
&lt;p>Makanan (kacang, telur, seafood, susu), obat (antibiotik, NSAID), gigitan serangga, lateks, infeksi, stres.&lt;/p></description></item><item><title>Varises</title><link>https://kamus.sandboxradit.my.id/kata/v/varises/</link><pubDate>Sat, 13 Jun 2026 19:48:59 +0800</pubDate><guid>https://kamus.sandboxradit.my.id/kata/v/varises/</guid><description>&lt;h2 id="gejala">Gejala&lt;/h2>
&lt;ul>
&lt;li>Vena tampak membiru atau ungu tua berkelok di bawah kulit&lt;/li>
&lt;li>Vena menonjol dan teraba seperti tali&lt;/li>
&lt;li>Rasa berat, pegal, atau nyeri di tungkai&lt;/li>
&lt;li>Bengkak di pergelangan kaki dan kaki&lt;/li>
&lt;li>Kram otot, terutama di malam hari&lt;/li>
&lt;li>Gatal di sekitar vena&lt;/li>
&lt;li>Perubahan warna kulit di sekitar pergelangan kaki&lt;/li>
&lt;/ul>
&lt;h2 id="faktor-risiko">Faktor Risiko&lt;/h2>
&lt;ul>
&lt;li>Usia lanjut&lt;/li>
&lt;li>Jenis kelamin wanita&lt;/li>
&lt;li>Kehamilan&lt;/li>
&lt;li>Riwayat keluarga&lt;/li>
&lt;li>Pekerjaan berdiri atau duduk lama&lt;/li>
&lt;li>Obesitas&lt;/li>
&lt;/ul>
&lt;h2 id="komplikasi">Komplikasi&lt;/h2>
&lt;ul>
&lt;li>Ulkus (borok) kaki&lt;/li>
&lt;li>Perdarahan varises&lt;/li>
&lt;li>Tromboflebitis superfisial&lt;/li>
&lt;li>Stasis dermatitis&lt;/li>
&lt;/ul>
&lt;h2 id="pencegahan-dan-penanganan">Pencegahan dan Penanganan&lt;/h2>
&lt;p>Stoking kompresi, elevasi tungkai, olahraga teratur, hindari berdiri/duduk lama. Prosedur: skleroterapi, laser ablasi, radiofrekuensi ablasi, atau operasi stripping vena.&lt;/p></description></item><item><title>Vertigo</title><link>https://kamus.sandboxradit.my.id/kata/v/vertigo/</link><pubDate>Sat, 13 Jun 2026 19:48:59 +0800</pubDate><guid>https://kamus.sandboxradit.my.id/kata/v/vertigo/</guid><description>&lt;h2 id="jenis">Jenis&lt;/h2>
&lt;ol>
&lt;li>&lt;strong>Vertigo perifer&lt;/strong> — gangguan di telinga dalam:
&lt;ul>
&lt;li>Benign Paroxysmal Positional Vertigo (BPPV) — paling umum&lt;/li>
&lt;li>Penyakit Meniere — vertigo + tinnitus + gangguan pendengaran&lt;/li>
&lt;li>Neuronitis vestibularis — infeksi virus pada saraf vestibular&lt;/li>
&lt;/ul>
&lt;/li>
&lt;li>&lt;strong>Vertigo sentral&lt;/strong> — gangguan di batang otak atau otak kecil:
&lt;ul>
&lt;li>Stroke batang otak atau serebelum&lt;/li>
&lt;li>Migrain basilar&lt;/li>
&lt;li>Tumor otak&lt;/li>
&lt;/ul>
&lt;/li>
&lt;/ol>
&lt;h2 id="gejala">Gejala&lt;/h2>
&lt;ul>
&lt;li>Sensasi berputar atau melayang&lt;/li>
&lt;li>Mual dan muntah&lt;/li>
&lt;li>Nistagmus (gerakan mata tidak terkendali)&lt;/li>
&lt;li>Gangguan keseimbangan hingga jatuh&lt;/li>
&lt;li>Keringat dingin&lt;/li>
&lt;/ul>
&lt;h2 id="diagnosis">Diagnosis&lt;/h2>
&lt;p>Tes Dix-Hallpike (untuk BPPV), audiometri, ENG/VNG, MRI otak jika dicurigai vertigo sentral.&lt;/p></description></item><item><title>Wasir</title><link>https://kamus.sandboxradit.my.id/kata/w/wasir/</link><pubDate>Sat, 13 Jun 2026 19:48:59 +0800</pubDate><guid>https://kamus.sandboxradit.my.id/kata/w/wasir/</guid><description>&lt;h2 id="gejala">Gejala&lt;/h2>
&lt;ul>
&lt;li>Perdarahan tanpa nyeri saat buang air besar — darah merah segar di tisu atau di kloset&lt;/li>
&lt;li>Rasa gatal atau iritasi di area anus&lt;/li>
&lt;li>Nyeri dan ketidaknyamanan di anus&lt;/li>
&lt;li>Benjolan di sekitar anus&lt;/li>
&lt;li>Pembengkakan di sekitar anus&lt;/li>
&lt;/ul>
&lt;h2 id="jenis">Jenis&lt;/h2>
&lt;ol>
&lt;li>&lt;strong>Wasir internal&lt;/strong> — di dalam rektum, tidak terasa nyeri, biasanya hanya perdarahan&lt;/li>
&lt;li>&lt;strong>Wasir eksternal&lt;/strong> — di bawah kulit sekitar anus, dapat terasa nyeri dan gatal&lt;/li>
&lt;li>&lt;strong>Wasir prolaps&lt;/strong> — wasir internal yang menonjol keluar dari anus&lt;/li>
&lt;/ol>
&lt;h2 id="klasifikasi-derajat">Klasifikasi Derajat&lt;/h2>
&lt;ul>
&lt;li>&lt;strong>Derajat 1&lt;/strong>: perdarahan tanpa prolaps&lt;/li>
&lt;li>&lt;strong>Derajat 2&lt;/strong>: prolaps saat BAB, kembali spontan&lt;/li>
&lt;li>&lt;strong>Derajat 3&lt;/strong>: prolaps, perlu dorongan manual&lt;/li>
&lt;li>&lt;strong>Derajat 4&lt;/strong>: prolaps permanen, tidak bisa didorong kembali&lt;/li>
&lt;/ul>
&lt;h2 id="pencegahan-dan-pengobatan">Pencegahan dan Pengobatan&lt;/h2>
&lt;p>Tingkatkan asupan serat dan cairan, hindari mengejan saat BAB, obat topikal, supositoria. Prosedur: ligasi karet gelang, skleroterapi, koagulasi inframerah, atau hemoroidektomi untuk kasus berat.&lt;/p></description></item><item><title>Xanthelasma</title><link>https://kamus.sandboxradit.my.id/kata/x/xanthelasma/</link><pubDate>Sat, 13 Jun 2026 19:48:59 +0800</pubDate><guid>https://kamus.sandboxradit.my.id/kata/x/xanthelasma/</guid><description>&lt;h2 id="gejala">Gejala&lt;/h2>
&lt;ul>
&lt;li>Bercak atau plak datar berwarna kuning pada kelopak mata, terutama di sudut dalam&lt;/li>
&lt;li>Tekstur lunak atau sedikit keras&lt;/li>
&lt;li>Tidak nyeri dan tidak gatal&lt;/li>
&lt;li>Tumbuh perlahan dan dapat membesar seiring waktu&lt;/li>
&lt;/ul>
&lt;h2 id="faktor-risiko">Faktor Risiko&lt;/h2>
&lt;ul>
&lt;li>Kadar kolesterol LDL tinggi&lt;/li>
&lt;li>Trigliserida tinggi&lt;/li>
&lt;li>HDL rendah&lt;/li>
&lt;li>Riwayat keluarga&lt;/li>
&lt;li>Diabetes melitus&lt;/li>
&lt;li>Obesitas&lt;/li>
&lt;/ul>
&lt;h2 id="penanganan">Penanganan&lt;/h2>
&lt;p>Xanthelasma sendiri tidak berbahaya namun merupakan penanda risiko aterosklerosis. Evaluasi profil lipid darah penting dilakukan. Pengangkatan kosmetik: eksisi bedah, ablasi laser CO2, atau larutan asam trikloroasetat (TCA).&lt;/p></description></item><item><title>Xeroderma</title><link>https://kamus.sandboxradit.my.id/kata/x/xeroderma/</link><pubDate>Sat, 13 Jun 2026 19:48:59 +0800</pubDate><guid>https://kamus.sandboxradit.my.id/kata/x/xeroderma/</guid><description>&lt;h2 id="gejala">Gejala&lt;/h2>
&lt;ul>
&lt;li>Kulit terasa kering, kasar, dan bersisik&lt;/li>
&lt;li>Kulit terasa tertarik, terutama setelah mandi atau berenang&lt;/li>
&lt;li>Gatal ringan hingga sedang&lt;/li>
&lt;li>Garis-garis halus pada kulit&lt;/li>
&lt;li>Kulit tampak kemerahan atau keabu-abuan&lt;/li>
&lt;li>Retakan pada kulit yang dapat berdarah&lt;/li>
&lt;/ul>
&lt;h2 id="faktor-risiko">Faktor Risiko&lt;/h2>
&lt;ul>
&lt;li>Cuaca dingin atau kering&lt;/li>
&lt;li>Paparan angin dan sinar matahari berlebih&lt;/li>
&lt;li>Mandi air panas terlalu sering&lt;/li>
&lt;li>Penggunaan sabun keras atau deterjen&lt;/li>
&lt;li>Penuaan&lt;/li>
&lt;li>Kondisi medis (hipotiroidisme, diabetes, eksim, psoriasis)&lt;/li>
&lt;/ul>
&lt;h2 id="perawatan">Perawatan&lt;/h2>
&lt;p>Gunakan pelembab secara rutin (segera setelah mandi), pilih sabun ringan tanpa pewangi, mandi dengan air hangat (bukan panas), gunakan humidifier di ruangan kering.&lt;/p></description></item><item><title>Yaws</title><link>https://kamus.sandboxradit.my.id/kata/y/yaws/</link><pubDate>Sat, 13 Jun 2026 19:48:59 +0800</pubDate><guid>https://kamus.sandboxradit.my.id/kata/y/yaws/</guid><description>&lt;h2 id="gejala">Gejala&lt;/h2>
&lt;p>Yaws memiliki tiga stadium:&lt;/p>
&lt;ol>
&lt;li>&lt;strong>Stadium primer&lt;/strong> — lesi awal (framboesioma) berupa papul atau nodul yang membesar menjadi lesi granulomatosa seperti raspberry, muncul 2-4 minggu setelah infeksi&lt;/li>
&lt;li>&lt;strong>Stadium sekunder&lt;/strong> — lesi multiple di kulit, nyeri tulang dan sendi, pembengkakan kelenjar getah bening&lt;/li>
&lt;li>&lt;strong>Stadium tersier&lt;/strong> — kerusakan destruktif pada kulit, tulang, dan sendi jika tidak diobati (10% kasus)&lt;/li>
&lt;/ol>
&lt;h2 id="penularan">Penularan&lt;/h2>
&lt;p>Kontak kulit langsung dengan lesi penderita. Yaws tidak menular melalui hubungan seksual (berbeda dengan sifilis). Paling sering terjadi pada anak usia 2-15 tahun.&lt;/p></description></item><item><title>Zoonosis</title><link>https://kamus.sandboxradit.my.id/kata/z/zoonosis/</link><pubDate>Sat, 13 Jun 2026 19:48:59 +0800</pubDate><guid>https://kamus.sandboxradit.my.id/kata/z/zoonosis/</guid><description>&lt;h2 id="contoh-zoonosis-penting">Contoh Zoonosis Penting&lt;/h2>
&lt;table>
 &lt;thead>
 &lt;tr>
 &lt;th>Penyakit&lt;/th>
 &lt;th>Patogen&lt;/th>
 &lt;th>Hewan Reservoir&lt;/th>
 &lt;th>Penularan&lt;/th>
 &lt;/tr>
 &lt;/thead>
 &lt;tbody>
 &lt;tr>
 &lt;td>Rabies&lt;/td>
 &lt;td>Virus rabies&lt;/td>
 &lt;td>Anjing, kucing, kera&lt;/td>
 &lt;td>Gigitan&lt;/td>
 &lt;/tr>
 &lt;tr>
 &lt;td>Flu burung&lt;/td>
 &lt;td>Virus H5N1&lt;/td>
 &lt;td>Unggas&lt;/td>
 &lt;td>Kontak langsung, aerosol&lt;/td>
 &lt;/tr>
 &lt;tr>
 &lt;td>Antraks&lt;/td>
 &lt;td>Bacillus anthracis&lt;/td>
 &lt;td>Sapi, kambing, domba&lt;/td>
 &lt;td>Kontak kulit, inhalasi, ingesti&lt;/td>
 &lt;/tr>
 &lt;tr>
 &lt;td>Leptospirosis&lt;/td>
 &lt;td>Leptospira&lt;/td>
 &lt;td>Tikus&lt;/td>
 &lt;td>Air/urine terkontaminasi&lt;/td>
 &lt;/tr>
 &lt;tr>
 &lt;td>Toksoplasmosis&lt;/td>
 &lt;td>Toxoplasma gondii&lt;/td>
 &lt;td>Kucing&lt;/td>
 &lt;td>Feses, daging mentah&lt;/td>
 &lt;/tr>
 &lt;tr>
 &lt;td>Pes&lt;/td>
 &lt;td>Yersinia pestis&lt;/td>
 &lt;td>Tikus, kutu&lt;/td>
 &lt;td>Gigitan kutu&lt;/td>
 &lt;/tr>
 &lt;/tbody>
&lt;/table>
&lt;h2 id="pencegahan">Pencegahan&lt;/h2>
&lt;ul>
&lt;li>Vaksinasi hewan peliharaan&lt;/li>
&lt;li>Higiene dan sanitasi lingkungan&lt;/li>
&lt;li>Memasak daging hingga matang&lt;/li>
&lt;li>Cuci tangan setelah kontak dengan hewan&lt;/li>
&lt;li>Penggunaan APD saat menangani hewan sakit&lt;/li>
&lt;li>Surveilans penyakit hewan&lt;/li>
&lt;/ul>
&lt;h2 id="pendekatan-one-health">Pendekatan One Health&lt;/h2>
&lt;p>Zoonosis memerlukan pendekatan One Health — kolaborasi multidisiplin antara kesehatan manusia, kesehatan hewan, dan kesehatan lingkungan untuk deteksi, pencegahan, dan pengendalian penyakit.&lt;/p></description></item><item><title>Zoster</title><link>https://kamus.sandboxradit.my.id/kata/z/zoster/</link><pubDate>Sat, 13 Jun 2026 19:48:59 +0800</pubDate><guid>https://kamus.sandboxradit.my.id/kata/z/zoster/</guid><description>&lt;h2 id="gejala">Gejala&lt;/h2>
&lt;ul>
&lt;li>Nyeri, kesemutan, atau rasa terbakar di area kulit tertentu (fase prodromal, 1-5 hari sebelum ruam)&lt;/li>
&lt;li>Ruam vesikuler (bintil berisi cairan) dalam kelompok yang mengikuti jalur saraf (dermatom)&lt;/li>
&lt;li>Ruam hanya pada satu sisi tubuh&lt;/li>
&lt;li>Demam, sakit kepala, kelelahan&lt;/li>
&lt;li>Nyeri pasca-herpetik: nyeri yang menetap setelah ruam sembuh (dapat berbulan-bulan)&lt;/li>
&lt;/ul>
&lt;h2 id="faktor-risiko">Faktor Risiko&lt;/h2>
&lt;ul>
&lt;li>Usia lanjut (&amp;gt;50 tahun)&lt;/li>
&lt;li>Imunokompromis (HIV, kemoterapi, transplantasi)&lt;/li>
&lt;li>Stres&lt;/li>
&lt;li>Trauma fisik&lt;/li>
&lt;/ul>
&lt;h2 id="komplikasi">Komplikasi&lt;/h2>
&lt;ul>
&lt;li>Neuralgia pasca-herpetik (komplikasi paling sering)&lt;/li>
&lt;li>Infeksi sekunder bakteri pada lesi&lt;/li>
&lt;li>Zoster oftalmikus (melibatkan mata, risiko kebutaan)&lt;/li>
&lt;li>Sindrom Ramsay Hunt (zoster telinga, kelumpuhan wajah)&lt;/li>
&lt;/ul>
&lt;h2 id="pencegahan">Pencegahan&lt;/h2>
&lt;p>Vaksinasi herpes zoster (vaksin rekombinan) direkomendasikan untuk usia ≥50 tahun.&lt;/p></description></item><item><title>Gondok</title><link>https://kamus.sandboxradit.my.id/kata/g/gondok/</link><pubDate>Sat, 13 Jun 2026 19:37:48 +0800</pubDate><guid>https://kamus.sandboxradit.my.id/kata/g/gondok/</guid><description>&lt;h2 id="gejala">Gejala&lt;/h2>
&lt;ul>
&lt;li>Benjolan di leher bagian depan (sekitar jakun / laring)&lt;/li>
&lt;li>Rasa penuh atau tertekan di leher&lt;/li>
&lt;li>Kesulitan menelan atau bernapas jika ukuran besar&lt;/li>
&lt;li>Suara serak jika menekan saraf laringeus rekurens&lt;/li>
&lt;li>Gejala hipotiroidisme: kelelahan, berat badan naik, kulit kering, intoleransi dingin&lt;/li>
&lt;li>Gejala hipertiroidisme: jantung berdebar, berat badan turun, tremor, cemas&lt;/li>
&lt;/ul>
&lt;h2 id="penyebab">Penyebab&lt;/h2>
&lt;ul>
&lt;li>&lt;strong>Defisiensi yodium&lt;/strong> — penyebab tersering di daerah endemis&lt;/li>
&lt;li>&lt;strong>Penyakit Graves&lt;/strong> — autoimun, menyebabkan hipertiroidisme dengan gondok&lt;/li>
&lt;li>&lt;strong>Tiroiditis Hashimoto&lt;/strong> — autoimun, menyebabkan hipotiroidisme dengan gondok&lt;/li>
&lt;li>&lt;strong>Nodul tiroid&lt;/strong> — pertumbuhan jinak atau ganas pada tiroid&lt;/li>
&lt;/ul>
&lt;h2 id="pencegahan">Pencegahan&lt;/h2>
&lt;p>Konsumsi garam beryodium secara cukup. Di daerah endemis, pemberian yodium oral berkala.&lt;/p></description></item><item><title>Maag</title><link>https://kamus.sandboxradit.my.id/kata/m/maag/</link><pubDate>Sat, 13 Jun 2026 19:33:40 +0800</pubDate><guid>https://kamus.sandboxradit.my.id/kata/m/maag/</guid><description>&lt;h2 id="gejala">Gejala&lt;/h2>
&lt;ul>
&lt;li>Nyeri atau tidak nyaman di ulu hati (epigastrium)&lt;/li>
&lt;li>Mual dan muntah&lt;/li>
&lt;li>Perut kembung dan begah&lt;/li>
&lt;li>Cepat kenyang saat makan&lt;/li>
&lt;li>Sendawa berlebihan&lt;/li>
&lt;li>Nyeri yang membaik atau memburuk dengan makan&lt;/li>
&lt;/ul>
&lt;h2 id="penyebab">Penyebab&lt;/h2>
&lt;ul>
&lt;li>Infeksi Helicobacter pylori&lt;/li>
&lt;li>Penggunaan NSAID (obat antiinflamasi nonsteroid) jangka panjang&lt;/li>
&lt;li>Stres psikologis&lt;/li>
&lt;li>Produksi asam lambung berlebih&lt;/li>
&lt;li>Gangguan motilitas lambung&lt;/li>
&lt;li>Makan tidak teratur dan makanan pedas/berlemak&lt;/li>
&lt;/ul>
&lt;h2 id="diagnosis">Diagnosis&lt;/h2>
&lt;ul>
&lt;li>Endoskopi saluran cerna atas (gastroscopy)&lt;/li>
&lt;li>Tes urease untuk deteksi H. pylori&lt;/li>
&lt;li>Tes napas (urea breath test)&lt;/li>
&lt;li>USG abdomen untuk menyingkirkan batu empedu&lt;/li>
&lt;/ul>
&lt;h2 id="pengobatan">Pengobatan&lt;/h2>
&lt;ul>
&lt;li>Antasida untuk netralisasi asam lambung&lt;/li>
&lt;li>PPI (Proton Pump Inhibitor) seperti omeprazole, lansoprazole&lt;/li>
&lt;li>Antibiotik untuk eradikasi H. pylori (triple therapy)&lt;/li>
&lt;li>Modifikasi diet: porsi kecil tapi sering, hindari makanan pencetus&lt;/li>
&lt;/ul></description></item><item><title>Diabetes Melitus</title><link>https://kamus.sandboxradit.my.id/kata/d/diabetes-melitus/</link><pubDate>Sat, 13 Jun 2026 19:33:03 +0800</pubDate><guid>https://kamus.sandboxradit.my.id/kata/d/diabetes-melitus/</guid><description>&lt;h2 id="gejala">Gejala&lt;/h2>
&lt;ul>
&lt;li>Poliuria (sering buang air kecil)&lt;/li>
&lt;li>Polidipsia (sering haus)&lt;/li>
&lt;li>Polifagia (sering lapar)&lt;/li>
&lt;li>Penurunan berat badan tanpa sebab jelas&lt;/li>
&lt;li>Luka yang sulit sembuh&lt;/li>
&lt;li>Kesemutan pada tangan dan kaki&lt;/li>
&lt;/ul>
&lt;h2 id="jenis">Jenis&lt;/h2>
&lt;ol>
&lt;li>&lt;strong>Diabetes tipe 1&lt;/strong> — kerusakan autoimun sel beta pankreas, defisiensi insulin absolut, biasanya onset usia muda&lt;/li>
&lt;li>&lt;strong>Diabetes tipe 2&lt;/strong> — resistensi insulin dengan defisiensi insulin relatif, terkait obesitas dan gaya hidup&lt;/li>
&lt;li>&lt;strong>Diabetes gestasional&lt;/strong> — diabetes yang muncul selama kehamilan&lt;/li>
&lt;/ol>
&lt;h2 id="komplikasi">Komplikasi&lt;/h2>
&lt;ul>
&lt;li>Penyakit kardiovaskular&lt;/li>
&lt;li>Nefropati diabetik (gagal ginjal)&lt;/li>
&lt;li>Retinopati diabetik (kebutaan)&lt;/li>
&lt;li>Neuropati diabetik (kerusakan saraf)&lt;/li>
&lt;li>Kaki diabetik (ulkus/borok kaki)&lt;/li>
&lt;/ul>
&lt;h2 id="pengobatan">Pengobatan&lt;/h2>
&lt;p>Meliputi modifikasi gaya hidup (diet dan olahraga), obat antidiabetes oral (metformin, sulfonilurea), insulin, serta pemantauan gula darah secara teratur.&lt;/p></description></item><item><title>Anemia</title><link>https://kamus.sandboxradit.my.id/kata/a/anemia/</link><pubDate>Sat, 13 Jun 2026 19:18:26 +0800</pubDate><guid>https://kamus.sandboxradit.my.id/kata/a/anemia/</guid><description>&lt;h2 id="gejala">Gejala&lt;/h2>
&lt;ul>
&lt;li>Kelelahan dan kelemahan&lt;/li>
&lt;li>Kulit pucat atau kekuningan&lt;/li>
&lt;li>Detak jantung tidak teratur (palpitasi)&lt;/li>
&lt;li>Sesak napas, terutama saat beraktivitas&lt;/li>
&lt;li>Pusing atau sakit kepala&lt;/li>
&lt;li>Tangan dan kaki dingin&lt;/li>
&lt;/ul>
&lt;h2 id="penyebab">Penyebab&lt;/h2>
&lt;ul>
&lt;li>&lt;strong>Kekurangan zat besi&lt;/strong> — anemia defisiensi besi, yang paling umum terjadi&lt;/li>
&lt;li>&lt;strong>Kekurangan vitamin B12 atau asam folat&lt;/strong> — anemia megaloblastik&lt;/li>
&lt;li>&lt;strong>Kehilangan darah&lt;/strong> — menstruasi berat, perdarahan saluran cerna, operasi, trauma&lt;/li>
&lt;li>&lt;strong>Gangguan sumsum tulang&lt;/strong> — anemia aplastik, leukemia, mielofibrosis&lt;/li>
&lt;li>&lt;strong>Penyakit kronis&lt;/strong> — gagal ginjal kronis, kanker, penyakit inflamasi&lt;/li>
&lt;li>&lt;strong>Hemolisis&lt;/strong> — penghancuran sel darah merah yang berlebihan (autoimun, infeksi, efek obat)&lt;/li>
&lt;/ul>
&lt;h2 id="jenis-jenis-utama">Jenis-Jenis Utama&lt;/h2>
&lt;ol>
&lt;li>&lt;strong>Anemia defisiensi besi&lt;/strong> — disebabkan oleh kekurangan zat besi, sering terjadi pada wanita dengan menstruasi berat&lt;/li>
&lt;li>&lt;strong>Anemia megaloblastik&lt;/strong> — akibat kekurangan vitamin B12 atau asam folat&lt;/li>
&lt;li>&lt;strong>Anemia aplastik&lt;/strong> — kegagalan sumsum tulang memproduksi sel darah yang cukup&lt;/li>
&lt;li>&lt;strong>Anemia hemolitik&lt;/strong> — sel darah merah dihancurkan lebih cepat dari kemampuan tubuh memproduksinya&lt;/li>
&lt;li>&lt;strong>Thalasemia&lt;/strong> — kelainan genetik pada hemoglobin&lt;/li>
&lt;li>&lt;strong>Anemia sel sabit (sickle cell)&lt;/strong> — kelainan genetik sel darah merah berbentuk sabit&lt;/li>
&lt;/ol>
&lt;h2 id="pengobatan">Pengobatan&lt;/h2>
&lt;p>Pengobatan tergantung pada jenis dan penyebab anemia, meliputi suplementasi zat besi, vitamin B12, asam folat, transfusi darah, atau terapi imunosupresif untuk anemia aplastik.&lt;/p></description></item></channel></rss>